Railbus Duku-BIM Terkendala Lahan


Jumat, 10 April 2015 - 19:40:09 WIB
Railbus Duku-BIM Terkendala Lahan

“17 persen lahan yang ma­sih tinggal itu pemiliknya 10 orang. Setelah kita datang ke sana dan mencoba untuk ber­negosiasi,  1 di antara 10 orang pemilik lahan telah se­pakat untuk menyerahkan la­hannya sebagai jalur railbus. Hanya saja 9 lainnya masih bertahan untuk tetap mem­pertahankan lahannya,” jelas Mardi kepada Haluan kemarin melalui sambungan telpon.

Baca Juga : Hendri Septa Lepas 30 Pejabat Eselon III Pemko Padang Ikuti Pelatihan Kepemimpinan Administrator

Ditambahkannya, untuk pembebesan lahan proyek railbus Duku – BIM, pemerintah pusat hanya memberi batas waktu hingga akhir April ini. Dalam jangka waktu yang ditentukan tersebut, jika pem­bebasan lahan belum juga tun­tas maka bisa saja Pemprov terkena penalti.

“Saat ini kita akan berte­gas-tegas agar pembebasan lahan yang tersisa ini bisa segera tuntas. Karena mau tidak mau, suka tidak suka, proyek ini harus tetap jalan dan kita juga sudah sampaikan kepada pemilik lahan tentang hal ini,” paparnya.

Baca Juga : PLTU Teluk Sirih Disiapkan Pemko Padang untuk Ketersediaan Energi Listrik Bagi Investor

Sementara itu, di tempat terpisah Kepala Dinas Per­hubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Sumbar Amran menargetkan, jalur railbus Duku-BIM sudah bisa beroperasi pada November 2015 nanti. Meskipun, pengerjaan saat ini masih ter­ken­dala pembebasan lahan, na­mun ia berharap agar pemi­lik lahan bisa secepatnya be­ker­jasama demi kebaikan be­r­sama.

“Jika dihitung-hitung, pe­nger­jaan raibus Duku-Sicincin bersisa sekitar 15-17% lagi, yang tersisa itu memang masih tersangkut masalah lahan. Kita berharap pihak pemilik mau bekerjasama agar fasilitas itu bisa digunakan sesegera mung­kin,” ucap Amran.

Baca Juga : Jadwal Shalat untuk Kota Padang dan Sekitarnya Minggu 28 Februari 2021

Amran menyebutkan, la­han-lahan yang masih ber­masalah tersangkut karena pemilik bersikukuh soal har­ga ganti rugi yang dibayarkan yang tidak seimbang. Sedangkan total anggaran pembebasan la­han untuk jalur railbus men­capai Rp31 miliar.

Total lahan yang harus dibebaskan untuk pem­bangu­nan jalur railbus yaitu sepan­jang 4,2 Km dengan lebar kiri kanan rel 15 meter atau total 30 meter. Pembangunan jalur membutuhkan lahan yang le­bih luas dari biasanya dika­renakan tiap sisinya disediakan ruang lajur pengaman yang berfungsi untuk keselamatan. (h/mg-isr/mg-isq)

Baca Juga : Mahyeldi Naik Jadi Gubernur Sumbar, Siapa Pengganti Wali Kota Padang?

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]