Satu Warga Pasaman Tewas Disambar Petir


Ahad, 12 April 2015 - 19:36:37 WIB
Satu Warga Pasaman Tewas Disambar Petir

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasaman M. Sayuti Pohan, peristiwa itu  terjadi saat hujan.

Baca Juga : Menara Masjid Raya Sumbar jadi Daya Tarik Baru Wisatawan

M. Sayuti Pohan menjelaskan, para korban sambaran petir tersebut sedang bekerja di peladangan di lereng Pegunungan Bukitbarisan.  Saking dekat dan kerasnya bunyi letusan petir tersebut, sehingga ketiga sekawan ini jatuh pingsan. Jaspiar dan Hen bangun lagi, setelah beberapa menit petir berlalu. Namun, nahas bagi Edrizal, panggilan Ed, menghembuskan nafas terakhirnya.

Salah satu warga setempat, No­vian­dri, (39), menyebutkan, dia mengetahui kejadian nahas yang menimpa Edrizal, karena dikabari oleh Jaspiar, yang telah sadar dari pingsannya. “Kata Jaspiar, mereka pingsan bertiga saat kerja di ladang. Karena sebuah petir pecah letu­sannya sangat dekat dengan me­reka,” ujar No­viandri.

Baca Juga : Antisipasi Penyebaran Covid-19 Saat Lebaran, Nagari Sinuruik Pasaman Barat Dirikan Posko dan PPKM Mikro

Sekitar 40 orang warga yang men­dapatkan informasi itu, lang­sung me­nuju TKP. “Jaspiar turun ke per­kam­pungan untuk memberitahu war­g­a, sedangkan Hen menunggui ma­yat Edrizal di ladang yang jarak­nya 3 km dari perkampungan,” jelasnya.

Jasad Edrizal sempat dilarikan ke RSUD Lubuksikaping untuk diberi perawatan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong lagi. Diduga, Edrizal sudah meninggal dunia sejak di peladangan.

Saat dievakuasi warga yang di­ban­tu tim BPBD, korban Edrizal dalam keadaan tertelantang. Dari bagian dalam telinga korban menge­luarkan sedikit darah.

“Korban dinyatakan meninggal setelah diperiksa tim medis RSUD Lubuk Sikaping, sekitar pukul 18.00 WIB usai dievakuasi petugas. Tidak ada tanda-tanda atau bekas terbakar di tubuh korban.

Dugaan sementara, korban tewas karena terkejut atau serangan jan­tung akibat kerasnya suara petir,” pungkas Kepala BPBD Pasaman, Sayuti Pohan.

Sementara itu, Jaspiar dan Hen belum bisa diajak bicara karena masih trauma. (h/col)


Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]