Kambura Diperjuangkan Lewat Siti Nurbaya


Senin, 13 April 2015 - 20:18:57 WIB
Kambura Diperjuangkan Lewat Siti Nurbaya

Menurut Anggota Dewan dari Dapil VII (Kota Solok, Kabupaten Solok, dan Solok Selatan) ini , beberapa tahun belakangan masyarakat dua daerah ini terus mem­per­juangkan pembukaan ruas jalan Muaralabuh-Kambang, Pesisir Selatan. Ia juga mem­benarkan sering mendengar keinginan dari masyarakat Muaralabuah agar lahan bisa segera dibuka.

“Upaya untuk mem­per­juang­kan jalan tersebut su­dah dilakukan  selama 9 tahun.  Namun pembukaan jalan sepanjang 40 kilometer ini terkendala dengan ada­nya  lahan inti hutan Tana­man Nasional Kerinci Sebe­lat (TNKS) sepanjang 35 kilometer,” paparnya.

Baca Juga : Hadiri Wisuda TK dan SMP Adz-Zikra, Wako Padang Hendri Septa Beri 'Reward'

Pemerintah pusat meno­lak  dilakukan pembukaan jalan, karena dikhawatirkan akan merusak lahan TNKS. Tapi saat pertemuan dengan menteri (Siti Nurbaya, red), tambahnya, ia bersama ma­sya­rakat dan Wakil Ketua DPRD Pessel Aprial Abbas mengusulkan beberapa so­lusi agar pembukaan jalan tetap bisa dilakukan.

“Jika tak memungkinan dalam bentuk darat, kita minta pembangunan didu­kung da­lam bentuk tero­wongan, atau jalan layang. Bagi masyarakat tak masalah  akan dibangun seperti apa, yang utama akses peng­hu­bung dua daerah itu ada,” jelas po­litisi Fraksi Nasdem ter­sebut.

Ia mengurai, saat jalan tembus Bayang- Muaralabuh  diizinkan,  sejumlah keun­tungan akan didapat. Perta­ma dari segi ekonomi, ma­sya­rakat dua daerah bisa melakukan transaski se­hing­ga terjadi peningkatan eko­nomi. Baik itu dari hasil perkebunan, pertanian, mau­pun kelautan.

“Selain itu, dalam hal pasokan ikan laut, selama ini masyarakat Solsel mengandalkan kiriman dari Padang. Kalau ada jalan tembus Bayang-Muaro Labuah, tentu ikan laut dari Pessel bisa langsung dinikmati masyarakat Solsel,” katanya.

Kemudian, bagi masyarakat Pessel khususnya di Kambang, jalan ini bisa dijadikan sebagai jalur evakuasi atas ancaman bencana alam seperti tsunami. Jalan tembus yang ingin dibangun  juga menjadi jalur alternatif bagi dua daerah.  Untuk ini juga, menurutnya Pemkab Pessel juga sudah mengajukan ke pemerintah pusat agar bisa men­dapatkan izin membuka jalan.

“Dalam pertemuan beberapa waktu lalu, kita bersama Pemkab Pessel telah memberikan berkas permohonan supaya jalan tembus tadi bisa dibuka.  Saat ini harapan kita tertumpang pada Menteri Ling­kungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya untuk memperjuangkan keinginan masyarakat dua daerah ini di pusat,” pungkasnya. (h/mg-len)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]