Penyatuan ATM Bank BUMN Segera Terwujud


Selasa, 14 April 2015 - 18:41:43 WIB
Penyatuan ATM Bank BUMN Segera Terwujud

“Setiap bulan kami selalu membahas konsolidasi ATM ini dengan direktur bank BUMN untuk memantau perkem­bangan sinergi,” kata Gatot, kemarin.

Baca Juga : Pangkalan Militer AS di Irak Dihantam Roket, 5 Orang Dilaporkan Luka-luka

Pemerintah berharap, konsolidasi ATM merupakan cikal bakal terwujudnya konsolidasi bank BUMN secara institusi. Alasan lain sinergi tersebut adalah, pemerintah ingin menyiapkan bank BUMN menghadapi era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) bidang keuangan yang berlaku di tahun 2020 mendatang. Soalnya, hitungan Kementerian BUMN, 40 persen pasar keuangan MEA ada di Indonesia. Atas dasar itulah, pemerintah memaksa terwujudnya sinergi bank pelat merah. “Perbankan nasional terutama BUMN perlu untuk memperkuat backbone yaitu infrastruktur, juga sinergi bisnis,” tegas Gatot.

Hemat biaya

Baca Juga : Hong Kong Larang Penerbangan dari India-Filipina-Pakistan Gegara Ada Virus Mutan

Menurut Hery Gunardi, Direktur Consumer Banking Bank Mandiri, saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan bank BUMN untuk menentukan model bisnis dan meka­nisme konsolidasi ATM. “Kami harapkan implementasinya mulai dilakukan tahun ini juga,” imbuh Hery kepada Kontan kemarin.

Hery menambahkan, model bisnis konsolidasi ATM bakal menjadi acuan kerjasama di layanan perbankan elektronik atau electronic banking (e-banking). Perhitungan sementara Bank Mandiri, konsolidasi ATM berimbas terhadap penghematan biaya investasi infrastruktur.

Baca Juga : AS dan Rusia Makin Panas, Biden Peringatkan Putin Soal Navalny

Sebagai gambaran, biaya pengadaan ATM menguras kocek 8.000 dollar AS hingga 15.000 dollar AS per unit. Sedang biaya pengelolaannya Rp 5 juta– Rp 10 juta per bulan. Sejatinya, perkawinan bisnis sudah terjadi antara Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan Bank Negara Indonesia (BNI) di layanan mesin gesek atau electronic data capture (EDC). Mesin EDC ketiga bank BUMN tersebut berkonsolidasi di bawah logo LINK pada Agustus 2014. “Satu mesin EDC bisa di-share oleh tiga bank memang hemat,” ujar Hery.  Andai konsolidasi ATM terwujud, Bank Tabungan Negara (BTN) yang bakal paling diuntungkan. Sebab, ATM BTN sedikit sehingga bisa menikmati jaringan luas tiga bank lain.  (h/kcm)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]