Ikhlas Beramal Suguhkan Pelayanan Haji yang Prima


Selasa, 14 April 2015 - 18:52:48 WIB
Ikhlas Beramal Suguhkan Pelayanan Haji yang Prima

Pemerintah Indonesia sen­diri telah menetapkan Undang Undang Nomor 13 Tahun 2008 tentang penyelenggaraan ibadah haji sebagai payung hukum agar masyarakat Islam yang melaksanakan ibadah rukun Islam kelima tersebut terlindungi, lancar, nyaman serta sukses sesuai ketentuan syariat agama Islam.

Hakikatnya pemerintah di negeri ini punya i’tikad baik dalam memberikan pelayanan di bidang perhajian di negeri ini. Aparatur Kementerian Agama yang berkewenangan telah berupaya ekstra, ikhlas beramal da­lam menja­lan­kan amanah­nya apa­lagi telah di­kuat­­­kan di da­lam UU No­mor 13 Tahun 2008 terse­but di­mana pada Bab III ba­gian kedua pasal 6 tentang kewa­jiban pemerintah dite­rangkan bahwa Pemerin­tah berkewa­jiban melakukan pem­­bi­­­na­an, pelaya­nan, dan per­lin­­­dungan de­ngan menyedi­akan la­ya­nan admi­­nis­­trasi, bim­­bingan iba­dah haji, ako­mo­­dasi, trans­por­tasi, pela­yanan kese­ha­­tan, keamanan, dan hal-hal lain yang diper­lukan oleh jemaah haji. Dan sampai se­jauh ini menurut penilaian penulis sama-sama kita lihat serta rasakan bahwa penye­leng­garaan ibadah haji tetap berja­lan sukses dan lan­car meski­pun demikian harus tetap me­la­­kukan evaluasi de­mi ­pe­­­n­ing­­­­­­­ka­tan ya­ng baik di masa men­datangnya.

Baca Juga : Rencana Pemerintah Pajaki Sembako, Arsul Sani: Ini Perlu Dikritisi

Di ranah saiyo, seksi Pe­nye­­­­­­­l­enggara Haji ­dan Um­rah Kantor Kemen­terian Aga­ma Kabupaten Pasaman tetap fokus bertanggung jawab men­ja­­lankan amanah dengan ikh­las beramal tanpa meminta biaya dalam memberikan pela­ya­nan terhadap masya­rakat Islam yang ingin berhaji regu­ler ke tanah suci. Lembaga ini senantiasa mengingatkan agar pelayanan prima selalu men­jadi kata kunci yang berori­entasi memberikan kesan baik bagi masayarakat di Kabu­paten yang terletak di bagian utara Provinsi Sumatera Barat ini.

Setiap hari kerja (Senin s/d Jumat) mulai pukul 07.30 WIB hingga 16.00 WIB (kecu­ali hari Jumat sampai pukul 16.30 WIB) staf yang bertugas pada seksi PHU senantiasa ready melayani masyarakat Islam yang berdomisili di 12 keca­matan di kabupaten ini yang ingin mendaftarkan diri untuk beribadah haji reguler.

Masyarakat yang datang sebelum mendaftarkan dirinya terlebih dahulu diberikan pene­­­­­­­­ra­­ngan oleh petugas pene­rima pendaftaran tentang per­sya­ratan serta prosedur yang harus dilalui dan dilengkapi sesuai ketentuan Peraturan Menteri Agama Nomor 14 Tahun 2012 tentang Penye­leng­garaan Iba­dah Haji Reguler.

Petugas akan memberikan penerangan persyaratan seba­gaimana tertuang dalam pasal 4 yakni : Beragama Islam, Sehat jasmani dan rohani yang dibuk­tikan dengan Surat Kete­rangan Sehat yang ditanda­tangani oleh dokter puskesmas tempat domisili, dan Memiliki KTP yang masih berlaku. Se­lain itu persyaratan tersebut juga mensyaratkan, Memiliki kartu keluarga, Memiliki akta lahir atau surat kenal lahir atau kutipan akta nikah atau ijazah dan Menyerahkan pas photo warna terbaru berlatar putih, tidak memakai pakaian dinas dan bagi wanita berpakaian muslimah, tidak memakai kaca mata dan tampak wajah 80 persen dengan ukuran 2 x 3 sebanyak 4 lembar, 3 x 4 sebanyak 16 lembar dan 4 x 6 sebanyak 4 lembar. Terakhir, Membawa asli buku tabungan setoran awal BPIH dari BPS yang ada (di Pasa­man ha­nya ada 3 yakni BRI, Bank Nagari dan BSM).

Persyaratan-persyaratan ter­sebut dibawa ser­ta saat men­daf­tarkan diri ke seksi PHU, dan setelah itu prosedur yang dila­lui pen­daftar yakni petu­gas terlebih da­hulu men­cek ke­leng­­kapan per­sya­­ra­tan ter­sebut, sela­njutnya pen­daftar dientri iden­ti­­tasnya untuk didaftar­kan secara on­line me­la­­­­­lui aplikasi berbasis web Sistem Kompu­terisasi Haji Terpadu (Sis­kohat) di ruangan ber AC yang disedia­kan khusus.

Data yang telah dientri secdalam daftar antrian bera­ngkat haji, di samping itu petugas akan mengambil sidik jari, photo diri, scan persya­ratan dan terakhir memprint outkan SPPH pendaftar. SPPH­ ya­ng telah ditanda tangani oleh Kasi PHU men­jadi dasar dike­luar­kannya nomor porsi pen­daftar di BPS tempat mela­kukan penyetoran awal biaya berangkat haji reguler.

Biasanya, usai pendaftaran si pendaftar selalu bertanya kap­­an tahun kebe­rangkatan­nya menu­naikan ibadah haji. Sebagai informasi sampai ta­hun ini waiting list atau daftar antrian di Sumatera Barat cukup panjang, pendaftar harus sabar menunggu hingga 14 tahun disamping masih adanya pemotongan kuota sebesar 20 persen disebabkan pemba­ngunan di tanah suci, sehingga rentang setiap tahun­nya seba­nyak 3600 jemaah.

Bagi calon jemaah yang khawatir terhadap umurnya ataupun tidak sabar menunggu acap petugas menerima tawa­ran agar porsi keberangkatan­nya dipercepat dengan iming-iming uang yang terbilang besar dan menggiurkan, na­mun hal tersebut secara tegas ditolak karena Kementerian Agama memiliki motto ikhlas ber­amal, menolak segala ben­tuk gratifikasi serta KKN. Kemen­terian Agama memiliki prinsip yang kuat semata-mata menja­lankan tanggung jawab dengan istiqamah dan beru­paya semak­simalnya menyug­uhkan pelaya­nan yang prima agar masya­rakat pulang dengan tersenyum puas dan hati yang senang.

Selain itu, Kankemenag bersama Pemerintah Daerah yang dipimpin Bupati H.Benny­­ Utama, SH, MM setiap tahun­nya tetap eksis menyu­guhkan pelayanan pri­ma terhadap jemaah calon haji. Setiap ta­hun­nya Pemda telah mengge­lontorkan biaya yang besar untuk kegiatan keaga­maan hingga Rp12 miliar yang di­ang­garkan dalam APBD dan khusus kagiatan haji sebesar Rp175 juta yang dipergunakan untuk pembiayaan pembinaan dan bimbingan manasik sam­pai pada pemberangatan dan pemulangan jemaah haji.

Penulis berharap, kede­pannya pelayanan Kemen­terian Agama khu­susnya di bumi Pasaman saiyo di bidang perhajian semakin maksimal dan baik dengan senantiasa berpegang teguh pada keten­tuan dan regulasi perundang-undangan nomor 13 tahun 2008 yang telah disahkan Peme­­­­rintah itu sehingga dalam menjalankan amanah yang bernilai ibadah ini tetap berada dalam koridor hukum dan terhindar dari perbuatan-per­buatan kriminalitas atau tin­dakan yang berbau KKN.  (*)

 

MUHAMMAD YUSUF AUNUR SABRI, SH
(Pengelola Administrasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kankemenag Kab.Pasaman)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]