Bapak dan 2 Anak Tewas Terbakar


Selasa, 14 April 2015 - 19:02:50 WIB
Bapak dan 2 Anak Tewas Terbakar

Sebuah mobil pick up warna putih dengan Nopol BA 8773 BQ yang tengah diparkir di depan ruko tersebut ikut hangus terbakar. Beruntung, enam unit sepeda motor dan satu buah mobil lagi yang berada di dalam salah satu ruko tidak ikut terbakar.

Baca Juga : Cegah Penularan Covid-19, Lapas Padang Lakukan Penyemprotan Desinfektan

Informasi yang dihimpun Haluan di lapangan, ruko tiga pintu tersebut ditempati oleh orang berbeda dengan usaha yang beda pula. Paling kiri usahanya bengkel, tapi belum ada informasi lengkap siapa pemiliknya. Sebelah kanan usaha jualan minyak milik Era. Se­dangkan, di tengah usaha jualan pecah belah milik korban yang tewas.

Ketiga korban tewas diketahui bernama Edriandi (40), Yulianta (9), Rafa (8), diduga mereka terjebak di lantai 2 ruko. Karena api dengan cepat merembes ke seluruh bagian ruko, korban pun tidak bisa menyelamatkan diri dari kepungan api dan asap yang semakin besar. Ketiga korban ditemu­kan sudah tidak bernyawa oleh petugas dengan posisi saling berangkulan. Sementara, penghuni ruko lainnya berhasil menyelamatkan diri dari amukan api, di antaranya ada yang nekat melompat dari lantai dua.

Baca Juga : Jelang Lebaran, Perumda AM Padang Siagakan Petugas Lapangan

Menurut istri korban, Cahya Sur­yani (37), peristiwa nahas yang mereng­gut nyawa suami dan dua anaknya sama sekali tidak diduga akan terjadi. Namun, sebelumnya memang ada kebiasaan janggal yang dilakukan oleh korban (Edriandi). Biasanya toko ditutup pada pukul 22.00 WIB, tapi malam itu, pada pukul 20.00 WIB sudah ditutup. “Sua­mi saya merasa capek dan lelah saat itu,” ujarnya kepada media saat ditemui di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar.

Saat kejadian, Cahya bersama anak bungsunya, Raimer (3) tidak berada di toko tersebut. Karena ada suatu keperluan ia pergi ke tempat kakaknya yang berada di daerah Gunung Pangilun dan menginap di sana. Ia baru mengetahui kejadian ini setelah mendapat informasi dari warga.

Keterangan saksi yang melihat kejadian ini, api berasal dari lantai satu ruko, tepatnya di ruko yang berada di tengah. Karena banyaknya materil yang mudah terbakar di ruko tersebut, api dengan cepat menjalar ke seluruh bagian ruko. “Pagi hari itu saya lihat api mulai berkobar dari lantai ruko yang di tengah,” ujar Makmur saat dimintai keterangan oleh pihak Polsek Nanggalo, Selasa (14/4).

Untuk memadamkan api, petu­gas pemadam kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang mengerahkan lima unit mobil Damkar dengan kekuatan puluhan personil. Sekitar kurang lebih satu jam, api berhasil dipadamkan oleh petugas.

“Mendapat laporan dari warga, kita langsung meluncur ke lokasi. Tidak ada kendala yang berarti dalam proses pemadaman, hanya karena tingginya antusias warga yang ingin menyaksikan peristiwa ini secara langsung, membuat jalanan jadi padat dan macet. Tapi dengan mudah bisa kita atasi, meski nyawa korban tidak bisa diselamatkan,” ujar kepala BPBD Kota Padang, Dedi Hennidal.

Kapolsek Nanggalo, Kompol Alwi Asykar, mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan penye­lidikan untuk mengetahui apa penye­bab kebakaran ini. Dua orang saksi juga telah dimintai keterangan. “Ada dua orang, mereka Makmur Hidayat (22), Ali Akmal (18), keduanya bekerja membantu-bantu di bengkel yang berada di sebelah toko korban yang meninggal dunia,” jelas Alwi.

Alwi juga mengatakan, setelah ditemukan tewas, ketiga jasad kor­ban dibawa ke rumah sakit Bha­yangkara untuk dilakukan visum. “Hasil visumnya belum bisa dibe­berkan, tapi dipastikan puluhan persen bagian tubuh korban menga­lami luka bakar yang cukup serius,” terang Alwi.

Untuk menyelidiki kasus ini, pihak kepolisian juga akan men­datangkan Tim Labor Forensic (Labfor) dari Medan. “Besok (hari ini) akan datang timnya untuk menyelidiki penyebab kebakaran ini,” pungkas Alwi. (h/mg-fds)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]