Pilkada Limapuluh Kota Bakal Diikuti 10 Paslon


Rabu, 15 April 2015 - 19:03:04 WIB
Pilkada Limapuluh Kota Bakal Diikuti 10 Paslon

Prediksi  KPU Lima­pu­luh Kota terhadap pa­sangan calon bupati tersebut, dila­kukan berdasarkan jumlah dukungan, baik perolehan suara partai politik maupun jumlah penduduk untuk ­yang maju melalui jalur perorangan.

Baca Juga : Perdagangan Miras, Pemkab Solsel Telah Melarang Secara Aturan

Ismet Aljanatta menje­las­kan, untuk partai politik me­ngacu pada perolehan kursi di DPRD. Berdasarkan Un­dang-undang Pilkada terbaru, partai politik ataupun koalisi partai hanya bisa mengusung calon kepala daerah dengan pero­lehan 20 persen kursi di DPRD.

Dari 35 kursi DPRD Li­ma­puluh Kota, tidak satupun partai yang memperoleh 20 persen kursi di dewan. Seperti Golkar 6 kursi, Demokrat 5 kursi, Gerindra 5 kursi, PPP 4 kursi, Hanura 4 kursi, PAN 3 kursi, PBB 2 kursi, PKS 2 kursi, PDIP 2 kursi dan PKB 2 kursi.

Baca Juga : Sumbar Bakal Konsumsi Produk Organik Nutrisi Alami Laa Roiba

Dengan tidak adanya partai yang memperoleh jumlah kursi 20 persen di dewan, untuk itu, partai politik harus berkoalisi dengan partai lainnya dalam mengusung pasangan calon kepala daerah. “Setelah kita hitung berdasarkan perolehan 20 persen kursi di dewan, nan­tinya akan ada mak­simal empat pasangan ca­lon,”jelasnya.

Sementara melalui jalur independen, berdasarkan Un­d­ang-Undang Pilkada, satu pasangan calon agar bisa men­daftar diri harus memiliki 8,5 persen dukungan dari jumlah penduduk. Artinya dari 365 ribu penduduk Limapuluh Kota, setidaknya satu pasangan calon harus didukung 31 ribu penduduk.

Baca Juga : Selama Bertugas Jadi Gubernur Sumbar, Mahyeldi Tak Ingin ASN Pemprov Terlibat Kasus Hukum

“Setelah dihitung ber­da­sarkan jumlah penduduk ter­sebut, maksimal pencalonan bupati melalui independen ini bakal ada enam pasangan ca­lon,” katanya.

Dengan prediksi mak­simal adanya 10 pasangan calon tersebut, turut ber­dam­pak membengkaknya ang­garan Pilkada yang dibutuhkan oleh KPU Kabupaten Limapuluh Kota. Untuk suksesnya Pilka­da, setidaknya dibutuhkan anggaran sebesar Rp29,8 mi­liar. Tetapi Pemkab Lima­puluh Kota hanya menyetujui anggaran Pilkada sebesar Rp10 miliar.

Baca Juga : Isi Galeri di Pekanbaru, Disperindag dan UKM Pariaman Siapkan 100 Kodi Mukena Tiap Bulan

“Ini sebenarnya yang mem­besarkan jumlah anggaran Pilkada Limapuluh Kota. Ber­dasarkan hitung-hitungan KP­U, untuk kampanye calon saja dibutuhkan anggaran sebesar Rp11 miliar. Belum lagi ke­butuhan terhadap tahapan dalam persiapan Pilkada dari sosialisasi, kebutuhan logistik, publikasi, serta honor tenaga panitia dari tingkat TPS, jorong, nagari dan kecamatan sebesar Rp18 miliar,” jelasnya. (h/ddg)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]