Kenaikan Elpiji 12 Kg Pengaruhi Penjualan


Rabu, 15 April 2015 - 19:07:29 WIB
Kenaikan Elpiji 12 Kg Pengaruhi Penjualan

“Sejak harga yang 12 kg ini naik, penjualan menurun sekitar 5-10 persen. Dan seperti yang saya duga sebelumnya, banyak konsumen yang beralih ke elpiji 3 kg karena disubsidi, sehingga harganya terjangkau. Saya tidak tahu apakah mereka layak meng­gunakan elpiji 3kg,” ucap Martin.

Baca Juga : Jadwal Shalat untuk Kota Padang dan Sekitarnya Selasa 02 Maret 2021

Dalam sebulan, Martin me­ngaku memasok 2-3 ribu elpiji kapasitas 12 kg. Namun setelah terjadi perubahan, ia tak yakin akan memasok sebanyak angka sebelumnya, karena turunnya permintaan.

Sementara itu, Sales Executif LPG Rayon IV PT. Pertamina (Persero), Sulistya Adhiutama Putra mengatakan, penurunan jumlah permintaan elpiji 12 kg juga terjadi di Pertamina, jika di harga sebelumnya yang Rp140 ribu pertabung, permintaan mencapai angka 48 ton dalam sehari. Setelah kenaikan harga menjadi Rp148 ribu pertabung, permintaan menurun hingga 45 ton.

Baca Juga : Pipa Perumda AM di Sungai Lareh Padang Bocor, Ini Daerah Terdampak

“Kenaikan harga elpiji 12 kg memang tidak bisa dihindari. Tingginya biaya produksi, serta harga bahan baku yang naik membuat pertamina terpaksa menaikkan harga elpiji 12 kg,” ungkap Sulistya.

Ia melanjutkan, untuk me­ngan­tisipasi kemungkinan ma­sya­rakat menengah ke atas me­ng­gunakan elpiji 3 kg ber­sub­sidi. Ia mengaku terus ber­koor­dinasi dengan Pemerintah Kota (Pemko) Padang untuk me­mo­nitor penyaluran di lapangan.

Baca Juga : Jadwal Shalat untuk Kota Padang dan Sekitarnya Senin 01 Maret 2021

“Kita upayakan terus ber­koordinasi dengan pemerintah terkait agar penyaluran elpji 3 kg tidak salah sasaran. Karena sudah ketentuannya elpiji 3 kg ini untuk masyarakat yang ku­rang mampu, menengah ke ba­wah. Selain itu, wajib meng­gunakan elpiji 12kg,” lanjutnya lagi. (h/mg-isq)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]