PTDI Gandeng Eurofigter


Kamis, 16 April 2015 - 18:37:39 WIB
PTDI Gandeng Eurofigter

 

Maklum, kerjasama de­ngan Eurofighter tak hanya terkait soal kerjasama pro­duksi, melainkan terkait dengan penjualan pesawat tempur itu juga. “Keputusan ada di tangan pemerintah,” kata Andi, Rabu (15/4).

Baca Juga : Gara-gara Ritual 'Balimau', Lebih 1.000 Orang Kena Corona

Tahun 2014, petinggi Eurofighter datang ke Indo­nesia untuk melakukan pen­de­katan. Mereka datang un­tuk menawarkan kerjasama berupa final assembly faci­lity kepada PTDI.

Andi bilang, jika restu pemerintah keluar, maka PTDI akan membangun ha­ng­g­ar guna menin­dak­lanjuti kerjasama perakitan kom­ponen pesawat tempur milik Eurofighter tersebut. “Jika pemerintah setuju, kami bangun hanggar” kata dia.

Baca Juga : Penembak Christchurch Gugat Status Teroris

Andi membocorkan, sa­lah satu alasan PTDI beker­jasama dengan Eurofighter adalah, teknologi peru­sa­haan jet tempur itu lebih modern dari kompetitor. Selain itu, Eurofighter mam­pu meng­kombinasikan aneka jenis senjata di pesawat yang di­pro­duksinya. “Typhoon bisa memakai senjata dari Eropa atau dari Amerika Serikat (AS), ini kelebihannya,” kata Andi.

Tak hanya mendapatkan tawaran dari Eurofighter, sejatinya PTDI juga men­dapatkan tawaran serupa dari Sukhoi, perusahaan jet tempur Rusia. Tawaran seru­pa juga datang dari peru­sahaan jet tempur Prancis, Dassault Aviation, yang memproduksi pesawat tem­pur Rafale.

Baca Juga : Joe Biden Tarik Tentara Amerika dari Afghanistan Per 1 Mei

Namun, Andi bilang, meski banyak tawaran yang datang, PTDI memilah ma­na yang pantas diker­jasa­makan. “Akan tetapi, seleksi akhir ada di peme­rintah,” tambah Andi.

Untuk pertahanan

Baca Juga : Penembakan di New York Tewaskan Bayi, Pria 23 Tahun Ditangkap

Andi memastikan, jika kerjasama dengan Euro­fighter diteken, maka Ten­tara Nasional Indonesia (TNI) dipastikan memakai Typhoon. “Ini untuk me­nam­bah senjata TNI Ang­katan Udara,” jelasnya.

Direktur Eurofighter GmbH Joe Parker mem­benarkan soal tawaran kerja­sama kepada PTDI. “Kami yakin, tawaran itu menarik bagi Indonesia,” kata Parker lewat surat elektroniknya.

Ia bilang, ada kemung­kinan salah satu jet tempur Eurofighter dirakit di Indo­nesia. “Jika Eurofighter Typhoon dirakit di Indo­nesia, jet tempur ini bisa melindungi wilayah kepu­lauannya,” kata Parker. (h/trn)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]