Relokasi RSUD M Zein Masuki Tahapan Tender


Kamis, 16 April 2015 - 18:55:38 WIB
Relokasi RSUD M Zein Masuki Tahapan Tender

Dikatakannya, sumber pen­­da­naan berasal dari Pusat Investasi Pemerintah (PIP), Pemkab Pessel telah meleng­kapi persyaratan untuk mem­peroleh pinjaman tersebut. PIP juga telah memberikan sinyal untuk mengebut penyia­pan lahan relokasi di Bukit Kandang Painan Selatan.

Baca Juga : SKB 3 Menteri tentang Seragam Sekolah Resmi Dibatalkan, Ketua LKAAM Sumbar: Negeri Ini Masih Punya Keadilan

Nasrul Abit menyebutkan, lokasi untuk bangunan baru RSUD M Zein beberapa waktu terakhir sudah dipersiapkan. Lahan untuk RSUD telah da­tar dan sudah siap untuk didiri­kan bangunan. “PIP memang telah meberikan sinyal untuk segera mempersiapkan lokasi RSUD yang baru. Yah, mudah mudahan pertengahan tahun ini sudah mulai dibangun,” katanya.

Sementara Ketua DPRD Pessel Martawijaya menye­butkan, daerah ini akan men­jadi kabupaten kedua pene­rima bantuan PIP di Pulau Sumatera. Semua berharap kegiatan relokasi ini dapat berlangsung dengan sukses.

Baca Juga : Penyekatan Dimulai, Ratusan Kendaraan Diputarbalik Saat Hari Pertama

Ditambahkannya, Pemkab wajib melakukan pembayaran pokok dan bunga ke PIP, dan itu di anggarkan dalam APBD. Daerah itu telah membuat kesepakan dan penandatangan perjanjian pinjaman PIP tahun lalu. Namun itu hanyalah upa­ya untuk melegalkan bahwa pihak pertama yakni PIP telah bersetuju untuk memberikan sejumlah bantuan, begitupula pihak ke dua juga sudah ber­setuju untuk mengikuti seluruh aturan main yang ditetapkan peme­rintah pusat dalam hal ini adalah aturan yang ditetapkan PIP.

Dikatakannya, salah satu peryaratan yang harus dipenuhi adalah Pessel perlu mene­tapkan Peraturan Daerah yang secara khusus mengatur ten­tang kewajiban pemerintah daerah terhadap PIP dalam rangka fasilitas pembiayaan infrastruktur daerah.

“Persyaratan efektif yang harus dipenuhi juga oleh Pem­da sebelum pencairan pinja­man adalah, persetujuan Kepa­la Daerah dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atas rencana pembiayaan infra­struktur daerah.

Termasuk daerah harus menyediakan pernyataan tang­gung jawab Kepala Daerah atas pemanfaatan fasilitas pem­biayaan infrastruktur daerah dari PIP,” katnya.

Dikatakannya, Pemkab juga telah menyiapkan pen­dapat hukum dari Bagian Hu­kum Pemda dimana secara hukum adalah pihak yang mewakili Pemda dalam mela­kukan perjanjian investasi dan ketentuan ketentuan lain yang ditetapkan oleh PIP.

“Jadi setelah persyaratan itu dipenuhi, insya Allah Pes­sel akan menjadi Pemkab ke dua memperoleh pinjaman di Pulau Sumatera setelah sebe­lum­nya Kabupaten Muko Mu­ko mendapat pinjaman perta­ma. Besar pinjaman Rp99 milyar dengan rincian Rp96 milyar untuk pembangunan fisik dan Rp3 milyar untuk membli peralatan,” katanya. (h/har)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]