UN SMP Tetap Sesuai Protap


Jumat, 17 April 2015 - 18:44:11 WIB
UN SMP Tetap Sesuai Protap

“Tidak ada kecurangan yang terjadi, bukti untuk me­ngatakan itu sebuah kecu­rangan tidak cukup,” ucap Habibul, yang mengaku telah bertemu dengan Ombudsman RI Sumbar.

Baca Juga : Ada Pos Pelayanan Prokes di Pasar Raya Padang

Oleh karena itu, lanjutnya, UN tingkat SMP dan sederajat yang akan dilaksanakan mulai tanggal 4 hingga 6 Mei men­datang, tetap dilaksanakan Disdikbud Padang sesuai de­ngan ketentuan yang tertera dalam protap nasional pelak­sanaan UN.

“Tidak ada aturan atau persiapan khusus dalam m­e­nyambut UN tingkat SMP nanti. Kita tetap laksanakan sesuai protap yang ditetapkan secara nasional. Di dalamnya sudah tertera dengan jelas aturan yang berlaku selama pelaksanaan UN, termasuk saat ditemukan dugaan kecu­rangan,” lanjut Habibul.

Baca Juga : Jadwal Pendaftaran CPNS 2021 di Padang Belum Jelas

Sementara itu, pengamat pendidikan asal Universitas Negeri Padang (UNP), Ma­wardi Effendi mengatakan, pemerintah terkait dan panitia pelaksana UN di daerah tidak perlu panik dengan kei­kut­sertaan Ombudsman dalam memonitor jalannya UN. Me­nurutnya, seharusnya setiap elemen di masyarakat, ter­masuk Ombudsman sudah sewajarnya mengawal UN agar pelaksanaannya dapat berjalan lebih jujur, sehingga dapat pula meningkatkan kualitas pendi­dikan secara keseluruhan.

“Pemerintah terkait tak perlu panik, malah lebih bagus jika semua pihak memonitor UN,” ucap Mawardi, saat dihu­bungi via ponselnya.

Baca Juga : Dilepas Rektor UIN IB Padang, Jenazah Masnal Zajuli Dimakamkan di Tanah Datar

Hanya saja, Mawardi juga ikut mengkritisi metode yang dilaksanakan oleh Om­buds­man Sumbar dalam memo­nitor jalannya UN sebelum memutuskan telah terjadi kecu­rangan dalam pelaksanaan. “Tujuan Ombudsman itu baik, tapi perlu diketahui bahwa mengawal itu juga harus sesuai dengan metodologi yang ber­laku. Bukan hanya sebatas penemuan selembar kertas yang diduga kunci jawaban, lantas menetapkan telah terjadi kebocoran soal yang me­ru­pakan kecurangan dalam pe­laksanaan UN,” tutupnya.

SMP Padang Siap untuk UN

Baca Juga : Hendri Septa Serahkan Paket Sembako untuk Warga Sekitar TPA Air Dingin

Terpisah, Kepala SMP 25 Padang, Dwifa menyatakan, kesiapan pihak sekolah untuk menghadapi UN sudah dila­kukan sejak semester satu lalu. Selain itu, khusus untuk siswa kelas sembilan diadakan jam tambahan belajar, dua jam setelah jam sekolah usai.

“Kita adakan tambahan jam belajar setelah jam sekolah selesai, kegiatan ini sudah dilakukan sejak semester satu. Selain itu, mereka juga dibe­rikan latihan soal-soal ujian dan lembaran-lembaran kerja siswa supaya lebih matang,” jelasnya, Jumat (17/4).

Selain itu, hasil dari pra UN kota dan provinsi yang sudah dilaksanakan kemarin, juga menjadi bahan evaluasi bagi siswa, guna memperbaiki di mana saja letak kelemahan-kelemahannya. Dikatakannya, untuk peserta UN dari SMP 25 berjumlah 212 siswa.

“Di situlah tugas guru, mem­­berikan bimbingan bela­jar berkaca dari hasil UN yang sudah, jadi anak-anak me­ngetahui apa saja yang perlu mereka pahami dan man­tap­kan,” ulasnya.

Sementara itu, Kepala SMP 24 Padang, Riadi me­ngatakan hal yang sama, bahwa persiapan untuk menghadapi UN sudah dilakukan sejak semester awal, meski hasil UN bukanlah satu-satunya penetu kelulusan namun pihaknya tetap memberikan persiapan pada semua siswa jelang UN ini.

Dikatakan juga, dari hasil UN yang telah dilakukan di­eva­luasi secara bersama oleh siswa, nanti pada kelemahan atau materi yang belum man­tap akan dilakukan pem­ba­hasan yang lebih mendalam pada jam belajar tambahan ini.

“Jumlah siswa yang akan mengikuti UN nanti ada se­kitar 239 siswa dari delapan lokal yang ada di SMP 24 ini, dengan memberikan tam­ba­han-tambahan soal pada siswa diharapkan dapat me­nambah kesiapan mereka dalam meng­hadapi UN nanti,” pung­kas­nya. (h/mg-isg/mg-rin)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]