Mensos Permudah Penyaluran KIS, KIP dan KKS


Jumat, 17 April 2015 - 18:49:05 WIB
Mensos Permudah Penyaluran KIS, KIP dan KKS

Khofifah menjelaskan ta­hun ini pendistribusian KKS (Kartu Keluarga Sejahtera), KIS (Kartu Indonesia Sehat) dan KIP (Kartu Indonesia Pin­tar) akan segera diram­pung­kan. Peluncuran tahap kedua kartu-kartu sakti ini akan dila­ku­kan oleh Presiden Joko Widodo pada 27 April 2015 mendatang.

Baca Juga : AHY Cs Absen di Sidang Mediasi Pertama, Kubu Moeldoko: Lecehkan Pengadilan

Sementara mengenai KKS, Khofifah menjelaskan bahwa Kementerian Sosial memiliki buffer sejumlah 500.000, se­dang­kan khusus untuk Penyan­dang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) adalah 340.000, semuanya ada di APBN-P. Namun, penerima KKS yang saat ini sudah men­da­­patkan kartu bisa mulai mela­kukan pencairan dana per 1 April kemarin.

Adapun untuk KIP dan KIS, Menteri Sosial menga­rahkan untuk langsung meng­konfirmasikan ke Kemen­terian terkait, untuk KIP ada di bawah Kementerian Agama dan Ke­men­terian Pendidikan dan Kebudayaan, sedangkan KIS ada di bawah pengawasan Ke­men­terian Kesehatan.

Baca Juga : Partai Golkar Satu Suara Usung Airlangga Hartarto Jadi Capres

“Kita punya 2,4 juta dari Kementerian Agama, 17,9 juta dari Kemendikbud, dan 3,6 juta di antaranya oleh Kemendik­bud dimandatkan ke Kemen­sos untuk divalidasi bagi anak-anak di luar unit pendidikan,” ujar Khofifah.

Sementara untuk usia anak yang berhak mendapatkan KIP adalah mulai 6-21 tahun. Men­teri Sosial menjelaskan bahwa rentang usia 21 tahun ini dite­tapkan berdasarkan pertim­bangan bahwa pada anak pe­nyan­dang disabilitas, usia tidak selalu menggambarkan jenjang pendidikan pada umumnya.

“Anak-anak penyandang disabilitas ada yang umurnya 21 tahun tapi baru sampai jenjang SMP atau SMA,” kata Khofifah.

Untuk KIS, Khofifah sem­pat menjelaskan cara mudah menghitung anggaran yang disediakan untuk KIS, yaitu Rp. 19.225,- dikali 88,2 juta (jiwa) dikali 12 (bulan).

“Karena per bulannya Rp. 19.225,” kata Khofifah.

Sebagai tambahan, untuk KKS, Menteri Sosial menga­takan sedang diikoordinasikan agar KKS nantinya juga eligible untuk menerima pupuk ber­sub­­sidi di lini ke empat, jika KKS tersebut dipegang oleh petani dan eligible untuk mene­rima solar bersubsidi untuk nelayan.

Yang terakhir KKS, lanjut dia, juga diharapkan eligible untuk menerima gas elpiji ukuran 3 kg. Menurut Khofi­fah, hal tersebut sudah diko­muni­kasikan dengan Kemen­terian Pertanian, Kementerian Kelau­tan dan Perikanan, juga Ke­men­terian ESDM. (h/trn)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]