TNI AL Tangkap Kapal Bermuatan 14 Ton Premium


Jumat, 17 April 2015 - 19:00:20 WIB
TNI AL Tangkap Kapal Bermuatan 14 Ton Premium

Berdasarkan informasi yang dida­patkan Haluan,  Penangkapan kapal dengan mereka lambung KM TPM tersebut berawal ketika Satkamla Lanta­mal II Padang tengah melakukan patroli Kamis malam (17/4), sekitar pukul 20.00 WIB. Pada pukul 23.00 WIB, petugas mendapatkan informasi adanya penyelundupan BBM.

Baca Juga : Lakukan Mutasi Besar-besaran, Hendri Septa: Penyegaran Birokrasi

Setelah mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya, petugas Satkamla langsung Stand By dan memonitor dari kawasan Teluk Bayur. Pukul  01.35 WIB kapal yang dicurigai itu terdeteksi pergerakkannya.

Petugas pun mengejar kapal tersebut dengan kapal patroli Pulau Sao PAT-II-2-04. Setelah berhasil didekati dilakukanlah  pe­me­rik­saaan, hasilnya ditemukan dalam kapal cargo tujuan mentawai ini BBM jenis premium bodong se­banyak  14 ton. Dengan paksa petugas mengamankan dan menarik kapal ke Dermaga Satkamla untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Baca Juga : Hendri Septa Kembali Lantik 194 Pejabat Eselon III dan IV

Komandan Satkamla Lantamal II Padang, Mayor Laut Retno Wah­yudi mengatakan, penangkapan dilakukan di perairan Teluk Kabung Padang. Kapal tersebut diketahui akan berlayar menuju Mentawai.

“Saat ditangkap ditemukan di dalam kapal BBM jenis premium seberat 14 ton. Kemudian kapal dan ABKnya digiring menuju Posko Satkamla di Muara Padang,” ujarnya.

Baca Juga : Walikota Padang Hendri Septa Terima 500 Paket Sembako bagi Petugas DLH dari BNI Wilayah 02 Sumbar Riau Kepri

Retno Wahyudi menambahkan sampai saat ini belum bisa di­pastikan siapa pemilik kapal terse­but. “Kita akan selidiki lebih lanjut siapa pemiliknya,” ujar Retno Wah­yudi kepada media, Jumat (17/4) di ruang kerjanya. Sekarang kapal sudah disan­darkan di Mako Sat­kamla dan keempat tersangka dia­mankan dan Markas Satkamla untuk di­­la­kukan pemeriksaan. Se­lan­jutnya, menurut Retno Wahyudi, kasus ini akan dilimpahkan ke Dinas Hukum Lantamal II Padang.

Akibat perbuatannya empat pelaku ini diancam dengan Pasal 323 ayat 1 Surat Persetujuan Berlayar,  jo 302 ayat 1 tidak layak laut dan pasal 294 ayat 1 membawa barang berbahaya tanpa izin. Di samping itu, tersangka juga diancam dengan UU No 17 tahun 2008 tentang pelayaran. (h/mg-fds)

Baca Juga : Bangun Industri CPO dan Turunannya di Kota Padang, Hendri Septa Tinjau PT Padang Raya Cakrawala

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]