26 Mahasiswa Sumbar di Yaman yang Dievakuasi Telah Tiba di Kampung


Ahad, 19 April 2015 - 18:34:21 WIB
26 Mahasiswa Sumbar di Yaman yang Dievakuasi Telah Tiba di Kampung

Asyam Hafidz, salah seorang mahasiswa yang di­evakuasi mengatakan, senang bisa kembali ke tanah air dengan selamat dan bisa bertemu dengan keluarga. Padahal kabar terakhir yang didapat, kata Hafidz dari syeikh di sana, setelah kepergian mereka, sebagian wilayah asrama Arbithah Attarbiyyah Al Islamiyyah di bagian kanan hancur oleh rudal dan tembakan tank.

Baca Juga : Dukung Kemajuan Olahraga, Pemko Padang Bakal Bangun Stadion Sepak Bola Bertaraf Internasional

”Alhamdulillah saya akhirnya bisa pulang ke tanah air dengan selamat dan bisa berkumpul dengan keluarga. Tapi, saya berharap setelah konflik di Yaman reda, saya bisa kembali untuk melanjutkan kuliah,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Anggi Maulana yang berasal dari Kabupaten Solok mengaku sedih harus meninggalkan bangku kuliah, walaupun hanya sementara. “Saya senang bisa pulang. Tapi sedih juga karena harus pulang ketika masih belajar,” ungkapnya.

Baca Juga : Pemko Padang Gelar Ujian Dinas dan Ujian Penyesuaian Ijazah Bagi 150 PNS

Anggi Maulana sangat berharap konflik di Yaman dapat selesai secepatnya, sehingga bisa kembali ke Yaman untuk menyelesaikan kuliah. “Semoga konflik di Yaman cepat mereda sehingga kami bisa kembali ke sana (Yaman, red) untuk me­lanjutkan kuliah,” harapnya.

Sementara itu, Ayahanda Asyam Hafidz, Edi Asman Karim mengaku senang bisa melihat putranya pulang selamat. Kendati demikian, Edi Asmi, tetap akan mendukung kei­nginan putranya jika nantinya harus kembali ke Yaman menuntaskan studinya.

Baca Juga : Jelang Ramadan 1442 H, ACT Lakukan Gerakan Kebaikan Tanpa Batas

“Kami sebagai orangtua tetap memberikan dukungan pada Asyam untuk melanjutkan kembali kuliah­nya di Yaman, setelah kondisi sudah aman, dan tentunya pemerintah mengizinkan,” tandasnya.

K­edatangan 24 mahasiswa Sum­bar dari Yaman ini juga disambut oleh Gubernur Sumbar Irwan Pra­yitno bersama Bupati Tanah Datar Shadiq Pasadique. Gubernur meng­himbau agar mahasiswa yang telah dievakuasi untuk bertahan di kam­pung halaman terlebih dahulu, sembari menunggu kondisi di Ya­man kondusif.

Baca Juga : Pasar Murah di Padang, Banyak Diskon yang Ditawarkan

“Saya minta anak-anak kita ini bertahan dulu hingga kondisi benar-benar membaik. Di kampung hala­man masing-masing, mereka bisa membagi ilmunya melalui kegiatan agama di masjid,” imbaunya.

Irwan berjanji, Pemprov Sumbar akan memberikan bantuan tiket kembali ke Yaman bagi mahasiswa yang ingin kembali melanjutkan kuliahnya. “Mereka sempat kha­watir, bisa pulang ke Indonesia, tapi tidak bisa pulang ke Yaman,” tandasnya.

Dikatakan Irwan,  bersama DPRD Sumbar akan mengupayakan untuk memberikan bantuan melalui anggaran daerah, karena selama ini memang ada anggaran untuk ban­tuan semacam beasiswa untuk maha­siswa yang kuliah ke luar negeri.

Sebelumnya,  26 mahasiswa asal Sumbar yang menuntut ilmu di  Kota Aden, Yaman sempat terjebak di Asrama Arbithah Attarbiyyah Al Islamiyyah, dalam situasi konflik.

Mereka sempat mengalami kega­galan evakuasi berkali-kali, karena kontak senjata masih terus terjadi. Akhirnya mereka berhasil dieva­kuasi pada Senin (13/4) lalu menuju pelabuhan di Aden kemu­dian me­nye­berang ke Djibouti, Afrika Ti­mur, setelah itu baru diterbangkan ke tanah air. (h/mg-isr)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]