Pemkab Pasaman Minta Kesamaan Honorarium


Senin, 20 April 2015 - 19:21:23 WIB
Pemkab Pasaman Minta Kesamaan Honorarium

Ia menyebutkan, perlu ru­ju­kan honorium tersebut, ha­nya untuk penyeragaman ang­garan Pilkada untuk kabu­paten/kota.

“Kalau ada keseragaman, kan jadi enak. Tidak ada was-was kita dalam mengucurkan anggaran,” sebut A. Syafei itu.

Baca Juga : Kembangkan Pertanian Sumbar, Bahlil Perintahkan Deputi Cari Investor

Data yang dikemukakan KPU Pasaman,  PPK se­ba­nyak 12 buah karena sama banyaknya dengan jumlah ke­camatan, PPS ada sebanyak 37 buah karena di Pasaman ada 37 nagari, dan 670 KPPS.

“KPPS untuk Pilkada lebih banyak dari KPPS pada pe­milihan legislatif dan pe­mi­lihan presiden. Setiap TPS maksimal melayani 800 pe­milih. Pengalaman pada Pileg dan Pilpres, tidak ada pemilih pada suatu TPS yang melebihi 800 pemilih. Jadi, dasar me­nambah KPPS perlu dikaji ulang,” terang A Syafei.

Terkait permintaan pe­nambahan anggaran Pilkada Kabupaten Pasaman, Sekda A Syafei menyebutkan, anggaran yang telah dimasukkan dalam APBD awal sebesar Rp6 mi­liar, sudah bisa digunakan untuk tahapan Pilkada.

Pembentukan PPK dan PPS yang sudah harus dimulai 19 April 2015, bisa memakai anggaran yang telah ada.

“KPU sudah bisa meng­gunakan anggaran yang telah ada. Kita kan sudah buat Nas­kah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD). Nanti tambahan anggarannya dimasukan dalam APBD Perubahan sekaligus NPHD,” ujarnya.

Pihak Pemda Pasaman ber­­sedia menambah ke­ku­rangan anggaran yang telah dimasukan dalam APBD awal itu, dengan percepatan pem­bahasan anggaran men­da­hu­lui perubahan. Namun, tambahan anggaran tersebut te­tap diku­curkan setelah men­dapatkan persetujuan DP­RD Pasaman. Dalam do­ku­men terakhir yang dikirim KPU Pasaman, rin­cian biaya Pilkada Pasaman mencapai Rp19,592 miliar. (h/col)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]