Publik Setuju Jokowi Rombak Kabinet


Rabu, 22 April 2015 - 20:15:59 WIB
Publik Setuju Jokowi Rombak Kabinet

“96,5 persen pengunjung situs kami sepakat jika Pre­siden Jokowi harus merombak kabinetnya,” kata Hendry da­lam paparannya di Kedai Tji­kini, Jl Cikini Raya, Jakpus, Rabu (22/4).

Baca Juga : Pemerintah Ingin Setop Impor BBM, PKS: Jangan Sekedar Pepesan Kosong

Lanjut Hendry, isu perom­bakan kabinet adalah bentuk mosi tidak percaya rakyat terhadap kinerja para menteri. Oleh karena itu, kata Hendry, para menteri yang kurang baik itu harus diganti dengan men­teri yang lebih baik.

Hendry malah menilai, dari awal Presiden Jokowi sudah tahu jika para menteri yang dipilihnya bukanlah orang-orang yang terbaik.

Baca Juga : PKS Kota Batam Targetkan Perolehan Kursi Dua Kali Lipat di Pemilu 2024

“Selain itu dari segi ko­munikasi politik, Pak Jokowi sudah tahu jika yang dipilihnya sebagai menteri itu bukan yang terbaik. Coba Anda buka You­tube, di situ Pak Jokowi bilang ini menteri yang saya pilih, bukan menteri yang terbaik,” pukas Hendry.

Sementara itu, menurut Hendry yang juga pengamat politik dari Universitas Para­madina tiga kementerian bi­dang ekonomi yang kinerjanya memburuk adalah Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Ekonomi Sofyan Dj­a­lil dan Menteri Industri Saleh Husin.

Baca Juga : Daftarkan Logo Partai atas Nama SBY, Ketua DPC PD Dharmasraya: Cegah Penyalahgunaan oleh Pihak Lain

Menanggapi hal tersebut, ang­gota Komisi XI DPR Muk­ha­mad Misbakhun me­nga­takan penurunan kinerja para menteri ekonomi disebabkan oleh kurangnya koordinasi di antara mereka.

“Titik lemah selama ini adalah pada koordinasi. Ada gejala tidak adanya koordinasi bagus. Contoh ketika presiden bicara harga beras naik, ada menteri yang bicara tentang harga beras dan stok beras. Ini contoh di mana menteri ku­rang koordinasi,” ujar Mis­bakhun.

Baca Juga : DPC Partai Demokrat Dharmasraya Sampaikan Surat Pengaduan dan Perlindungan Hukum ke Polres Setempat

Di lain hal, anggota DPR dari Fraksi Golkar kubu Abu­rizal Bakrie ini mengaku tidak setuju dengan perombakan kabinet. Menurut dia yang pen­ting adalah evaluasi kerja dari pada mengganti para men­teri.

“Perombakan itu hak pre­siden. Tetapi sebaiknya ter­lebih dahulu evaluasi dari pada sekedar mengganti menteri,” pungkas Misbakhun.

Menteri Terbaik

Sementara itu, hasil polling juga menunjukkan tiga menteri bidang ekonomi yang dinilai publik memiliki kinerja baik. Mereka adalah Menteri Keua­ngan Bambang Brojonegoro, Menteri PU Basuki Hadimul­jono, dan Menteri BUMN Rini Soemarno.

Dalam pemaparan hasil survei itu, dijelaskan Hendri, diperoleh hasil berupa 26,67 persen setuju jika menteri tidak perlu diganti hanya dirotasi, 58,14 persen ada tambahan dari profesional atau aka­demisi, 2,33 persen ada tam­bahan dari KIH terutama dari PDIP, 15,12 persen dari KMP, 1,74 persen dari arahan Mega­wati Soekarnoputri.

Misbakhun menilai kinerja menteri yang baik berasal dari koordinasi dan latar belakang mereka. Dia mengambil con­toh Menteri Keuangan dan Menteri BUMN yang dini­lainya mampu mener­jema­h­kan pikiran Jokowi dalam im­plementasi kinerja selama ini.

“Saudara Bambang, mung­kin karena latar belakangnya akademisi mempunyai tero­bosan yang bisa me­ngim­ple­mentasikan pikiran Presiden Jokowi. Dia berhasil golkan APBNP. Dia bisa jalankan tepat waktu APBNP dan isinya se­suai dengan program Nawa­cita. Bu Rini juga demikian,” tambah Misbakhun.

KedaiKOPI mengadakan poling lewat situs www.uneg2politik.com. Poling ini dilakukan pada 14-21 April 2015 dengan total responden 344 votes. (h/mdk)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]