Biaya Ibadah Haji Turun Rp6 Juta


Rabu, 22 April 2015 - 20:26:56 WIB
Biaya Ibadah Haji Turun Rp6 Juta

Puncaknya adalah rapat konsiyering terakhir antara Dirjen PHU dengan Panja BPIH Komisi VIII yang digelar Selasa sore (21/4) hingga Rabu (22/4) pukul 03.30 WIB. Setelah ini, dilakukan satu rapat lagi dengan menteri agama. “Alhamdulilah setelah ini dilaksanakan pertemuan langsung dengan menteri agama. Hasilnya akan mengarah pada finalisasi,” kata Ketua Komisi VIII DPR Saleh Partaonan Daulay wartawan, Rabu (22/4).

Baca Juga : AHY Cs Absen di Sidang Mediasi Pertama, Kubu Moeldoko: Lecehkan Pengadilan

Ia berharap penurunan  ini sangat membantu calon jemaah haji Indonesia dalam melunasi kekurangan setoran BPIH-nya. BPIH tahun lalu ditetapkan sebesar USD 3.219. Sekarang dicapai kesepakatan bahwa BPIH tahun ini menjadi USD 2.717, berarti ada penurunan sebesar USD 502,” Ketua Saleh.

BPIH tahun 2014 lalu itu sebesar 3.219 dolar AS.  Sedangkan BPIH tahun 2015 yang diajukan Menteri Agama pada Februari 2015 yakni sebesar 3.195 dolar AS. Namun angka tersebut bisa ditekan lagi dengan selisih hingga USD 502 atau sekitar Rp 6,275  juta di­ban­­ding dengan BPIH tahun 2014 lalu.

Baca Juga : Partai Golkar Satu Suara Usung Airlangga Hartarto Jadi Capres

Komponen lain, lanjut Saleh, penurunan biaya katering dari 15 Real menjadi 12 Real per kepala per harinya. “Makan tiga kali sehari, yang dua kali makan berat, yang satu kali breakfast tidak dihitung biaya,” ujar Saleh.

“Penurunan biaya sebagai bukti keseriusan Komisi VIII dalam mengawal komitmen untuk menu­runkan BPIH sekaligus mening­katkan kualitas pelayanan jemaah haji. Kami di Komisi VIII juga ingin membuktikan bahwa jika dilakukan secara sungguh-sungguh, BPIH Indonesia bisa diturunkan secara signifikan,” tambahnya.

Dengan demikian, para calon jamaah haji Indonesia juga mera­sakan keadilan sesungguhnya karena BPIH yang terjangkau meskipun harga-harga komoditas lain mening­kat seiring kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan tingginya kurs dollar terhadap rupiah. “Jadi,  implikasinya sangat besar dengan penurunan sebesar USD 502 itu,” tutur Saleh.

Menurut Saleh, kalau jumlah jamaah haji reguler Indonesia seba­nyak 155.200, lalu dikali 502 dan dikali dengan asumsi kurs dolar dalam APBN sebesar Rp12.500 maka nilai efisiensi yang didapat adalah Rp 973,88 miliar. “Hampir Rp 1 triliun nilai efisiensinya yang berhasil kita dapat,” katanya menje­laskan.

Karena itu dia berharap dengan turunnya BPIH maka calon jemaah haji dapat segera melunasi tahun ini sehingga tidak dipaksa untuk me­nung­gu tahun depan. “Alham­dulil­lah pada pukul 03,30 Wib Rabu dini hari Panja BPIH telah menye­lesaikan rapat Panja BPIH dengan menurunkan BPIH dari sebelumnya 3.219 dollar AS menjadi 2.717 dollar AS. Selisihnya mencapai 502 dollar AS,” pungkasnya.

Dia menambahkan, biaya untuk rapat-rapat pemerintah terkait haji juga dikurangi dan acara persiapan-persiapan pemberangkatan calon haji di embarkasi-embarkasi pun dikurangi sehingga menekan biaya yang tidak sedikit.

Lebih lanjut Saleh menuturkan, sebagai orang yang diamanahi untuk memimpin Komisi yang mem­bida­ngi agama, dirinya merasa sangat gembira dengan penurunan BPIH tahun ini yang sejalan dengan kei­nginan PAN.

Saleh menyebutkan tiga instruksi dari PAN yaitu berjuang menu­runkan BPIH demi kepentingan umat, konsisten mengoreksi berba­gai dugaan penyimpangan dalam penyelenggaran haji, dan mem­berikan kontribusi untuk mem­perbaiki kualitas pelayanan haji Indonesia.

Jadwal Haji 2015

Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri telah merilis jadwal pem­berangkatan jamaah haji Indonesia tahun 2015/1436 H.

Pelaksanaan Ibadah Haji dimu­lai pada hari Kamis, 20 Agustus 2015 dengan kegiatan calon jamaah haji masuk asrama haji hingga hari Senin, 26 Oktober 2015 yaitu saat akhir kedatangan jamaah haji ge­lom­bang ke-2 dari Madinah ke tanah air, Indonesia.

Bila dihitung pada tahapan pelaksanaan ibadah haji tahun 2015 ini, masa operasional pembe­rang­katan sebanyak 28 hari dan masa operasional pemulangan jamaah juga sebanyak 28 hari. Sementara itu masa pemberangkatan jamaah pada gelombang I sebanyak 14 hari, begitu juga untuk pemberangkatan gelombang II dilaksanakan selama 14 hari.

Dan masa tinggal jamaah selama melaksanakan ibadah haji di Arab Saudi tahun 2015 ini menjadi 39 hari. Sementara untuk Wukuf di Arafah di perkirakan pada hari Selasa, 22 September 2015 atau bertepatan dengan 9 Dzulhijjah 1436 H. (h/sam/net)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]