Wacana Penambahan Izin Retail Perlu Dikaji


Kamis, 23 April 2015 - 18:45:49 WIB
Wacana Penambahan Izin Retail Perlu Dikaji

“Perlu dikaji mengenai perda, Nomor 9 Tahun 2014, tentang Pengelolaan Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan, dan Swalayan,” kata Ida Yulaianti, Kamis (23/4).

Ida beralasan, kajian itu dilihat sesui dengan jumlah, dimana maksimalnya gerai Alfamar dan Indomaret tersebut hanya 100 gerai saja.

Baca Juga : Weekend Nih! Ini Dia Tempat Wisata yang Terhits di Pariaman dan Padang Pariaman

“Yang ada saja kita nilai belum tertata, bagaimana dengan penambahan gerai yang baru,” ungkap Ida.

Dikatakan Politisi Partai Golkar ini, Pemko dinilai tidak konsekuen dengan peraturan yang telah dibuat bersama.

“Kalau alasannya untuk menghadapi ekonomi MEA, ini tidak masuk akal. Karena untuk menghadapi ekonomi MEA, yang perlu diperkuat itu adalah ekonomi kerakyatan kita, bukan justru kepada investor kapitalis. Kalau kita lihat hari ini yang mati itukan ekonomi kerakyatan, bahkan sampai tidak tumbuh,” ujar Ida.

Dikatakannya lebih lanjut, saat ini gerai yang sudah ada saja tidak tertata dengan baik, seperti masalah radius dan zonasinya. Padahal di dalam Perda telah diatur terkait persoalan tersebut. Oleh karena itu, untuk mengeluarkan izinnya kembali harus ditindaklajuti Perda yang ada.

“Kalau ini terjadi, maka kita DPRD Kota Pekanbaru bisa memberikan rekomendasi untuk menutupnya, di dalam Perda sudah diatur bahwa jumlah gerai cukup 100 gerai saja. Seharusnya Perda yang sudah disahkan harus dijalankan sesuai dengan aturan yang ada. Berarti kita menilai bahwa Pemko Pekanbaru tidak konsekuen terhadap Perda yang ada,” ujar Ida.

Maka itu Ida berpendapat, supaya Pemko melakukan evaluasi terhadap penataan gerai Alfamart dengan Indomart. Kemudian, untuk menambah retail baru, dikatakan tidak mudah karena persyaratan Perda yang telah di buat.

“Itu saja, yang sudah perlu ada izin dampak lingkungan yang dikeluarkan oleh lembaga indevenden, jadi Walikota Pekanbaru tidak bisa seperti dulu lagi memberikan izin prinsip, sebab harus ada analisa dampak lingkungan(Dampak ekonominya),” imbuhnya. (hr)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]