Lima Daerah di Sumbar Kategori Zona Merah


Kamis, 23 April 2015 - 18:56:14 WIB
Lima Daerah di Sumbar Kategori Zona Merah

“Seharusnya pada bulan April ini, kita sudah masuk musim kemarau. Tapi, cuaca yang sangat sulit ditebak akhir-akhir ini membuat kita tetap meningkatkan kewaspa­daan,”  ujarnya.

Baca Juga : Lakukan Mutasi Besar-besaran, Hendri Septa: Penyegaran Birokrasi

Ditambahkannya, BPBD telah menyiagakan peralatan dan terus berkoordinasi de­ngan BPBD kabupaten/kota dan relawan siaga bencana yang ada di daerah. Hal ini dilakukan untuk mencegah agar sewaktu-waktu terjadi bencana dapat diberikan bantuan.

“Selain itu kita juga me­ngim­bau warga yang berada di daerah aliran sungai (DAS) juga tetap waspada. Bagi peng­guna kendaraan yang melewati jalur rawan longsor seperti Sitinjau Laut dan jalur Sicin­cin–Malalak agar tidak mele­wati kawasan ini disaat inten­sitas hujan tinggi,”  paparnya.

Baca Juga : Hendri Septa Kembali Lantik 194 Pejabat Eselon III dan IV

Dari data Badan Me­teoro­logi Klimatologi dan Geo­fisika (BMKG) Stasiun Ta­bing, secara umum kondisi cuaca wilayah Sumbar bebe­rapa hari kedepan secara umum berawan pada pagi hari, berawan banyak pada siang hari, potensi hujan ringan-lebat pada siang-malam hari. Kon­disi ini merata diseluruh wila­yah sumbar.

Namun, pada siang hingga malam, berpotensi hujan ri­ngan - sedang bisa disertai petir berpotensi terjadi di wilayah Padang, Padang Pariaman, Kota Pariaman, Pasaman Ba­rat, Agam bagian Pesisir, Sicin­cin - Lembah Anai, Indarung - Sitin­jau, Padang Panjang, Agam meluas ke Bukittinggi, Paya­kum­buh, Mentawai, Pesi­sir Selatan, Sawahlunto, Sijun­jung, seba­gian Tanah Datar/ Batu­sangkar, dan Solok Selatan.

Baca Juga : Walikota Padang Hendri Septa Terima 500 Paket Sembako bagi Petugas DLH dari BNI Wilayah 02 Sumbar Riau Kepri

“Potensi Hujan lebat masih akan terjadi di wilayah Dha­masraya, sebagian Lima Puluh Kota,” ujar Kasi Observasi dan Informasi, BMKG Stasiun Tabing, Budi Iman Samiaji kemarin.

Dikatakan Budi, kondisi gelombang berkisar antara 0,50 – 1,25 meter yang merata di pesisir pantai Sumbar. Tinggi gelombang seperti ini masih terbilang normal bagi nelayan. “Kita juga meminta kepada nelayan untuk dapat tingkat­kan kewaspadaan, kare­na cua­ca dapat berubah sewak­tu-wak­tu,”  tutupnya. (h/mg-isr)

Baca Juga : Bangun Industri CPO dan Turunannya di Kota Padang, Hendri Septa Tinjau PT Padang Raya Cakrawala

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]