Tommy Soeharto Dikatakan Berhasrat Jadi Ketum


Kamis, 23 April 2015 - 19:00:01 WIB
Tommy Soeharto Dikatakan Berhasrat Jadi Ketum

“Mahkamah Partai Gol­kar menugaskan DPP Partai Gol­kar di bawah kepemimpinan Agung Laksono untuk melak­sanakan konsolidasi Partai Golkar dari mulai tingkat kabupaten/kota dan Provinsi,” ujar Ace saat dikonfirmasi, Rabu (22/4).

Baca Juga : Perkuat Infrastruktur Digitalisasi Partai, Anis Matta Resmikan Gelora Media Centre

Ia pun menyebut konso­lidasi dua kubu ini nantinya bermuara pada penyelang­garaan Musyawarah Nasional (Munas) yang dilaksanakan paling lambat Oktober 2016. Munas ini diklaimnya sebagai forum pelaksanaan yang demokratis.

“Jadi wacana tentang Mu­nas itu sungguh diamanatkan oleh Mahkamah Partai Gol­kar. Kita akan konsisten dengan itu. Jadi Munas itu bukan karena desa­kan Tommy Soeharto atau siapapun, tapi amanat Mahkamah Partai. Munas itu akan digelar secara demokratis dan terbuka,” katanya.

Baca Juga : Bangkit Kembali, Partai Masyumi Targetkan 5 Besar Pemilu 2024 di Sumbar

Lantas, apakah peluang Tommy Suharto terbuka men­jadi ketua umum Golkar? Ia mengatakan siapapun kader Golkar yang punya syarat prestasi, dedikasi, loyalitas dan tidak tercela (PDLT), berhak menjadi kandidat ketua umum.

“Prinsipnya Munas nanti akan digelar secara demokratis dan terbuka. Bagi siapapun kader yang memenuhi syarat PDLT berhak untuk menjadi kandidat Ketua Umum DPP Partai Golkar. Kita akan ba­tasi,” ujarnya.

Baca Juga : Resmi Dideklarasikan, Ini Susunan Majelis Syuro dan DPP Partai Ummat

Sementara, Waketum Gol­kar, kubu Agung Laksono, Yorrys Raweyai menanggapi dengan santai wacana tersebut. Ia mempersilakan putra bungsu Soeharto itu untuk maju sebagai Ketum Golkar lewat Munaslub.

“Dia kan 2009 ikut juga (sebagai caketum) di Munas Riau. Boleh saja, kenapa tidak boleh?” kata Yorrys.

Baca Juga : Dikunjungi PKS, Golkar Siap Sambut Regenerasi Kepemimpinan Nasional

Sebelumnya, Ketua Dewan Pengurus Pusat Partai Golkar versi kubu Agung Laksono, Leo Nababan, mengaku telah bertemu dengan putra mantan presiden Soeharto, Hoetomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto.

Pertemuan itu, kata Leo, tak hanya terjadi sekali, tapi enam kali.

“Sejak konflik ini terjadi kami sudah enam kali bertemu, tapi tak ada hubungan dengan Golkar, lebih banyak urusan pribadi,” katanya.

Leo mengatakan menjaga hubungan baik dengan Tom­my. Musababnya, Leo pernah menjadi anak buah Tommy di Badan Penyangga dan Pema­saran Cengkeh.

Kebetulan, kata Leo, dalam pertemuan terakhir, Tommy memintanya membawa salinan putusan Mahkamah Partai Golkar.

“Pak Tommy ingin tahu inti permasalahannya apa. Ya sudah, saya jelaskan sekalian,” katanya.

Di rumah Tommy di Jalan Cendana, Leo membawa 136 halaman putusan Mahkamah Partai Golkar. Pada 14 April 2015 pukul 12.30 WIB, ia bertemu dengan Tommy ditemani sekretaris pribadi Tommy, Alan Sumual.

“Begitu melihat putusan mahkamah, Pak Tommy kaget. “Ini sudah clear. Kenapa wacana selama ini berbeda?” katanya menirukan Tommy Soeharto.

Selang satu jam, mereka banyak berbicara tentang masa depan partai beringin. Namun ia membantah bila Tommy disebut mengeluarkan wacana penyelenggaraan Munas Luar Biasa Golkar.

“Tidak ada itu sama sekali. Itu cuma omongan Pak Akbar Tandjung saja yang berpura-pura menggunakan mulut Pak Tommy,” katanya.

Pertemuannya itu, kata dia, menjadi jembatan untuk men­dekatkan kubu Agung Laksono dengan Tommy Soeharto.

“Pak Tonmy sama Agung belum bertemu. Tapi nantilah, rahasia kalau jadi ketemu,” kata Leo.

Ketua Fraksi Partai Golkar kepengurusan Aburizal Ba­krie, Ade Komaruddin, me­ngatakan kubunya lebih dulu bertemu dengan Tommy Soe­harto pada 10 April 2015 seusai salat Jumat.

Diundang makan siang di Cendana. Ada sop buntut yang enak luar biasa,” kata Ade.

Saat itu hadir pula Titiek Soeharto, Aburizal Bakrie, dan Akbar Tandjung. Ade mem­­­­bantah kabar bahwa Tom­­­­my marah dalam perte­muan tersebut. “Engga ada marah-marah soal partai. Pak Tommy cuma bilang T-O-P,” kata Ade. (h/net/dtk)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]