Pemahaman Nilai Agama Tak Seimbang


Kamis, 23 April 2015 - 19:06:15 WIB
Pemahaman Nilai Agama Tak Seimbang

Diakui Salman, memang tidak mudah untuk menyimpulkan pe­nye­bab dan faktor utama yang memicu seseorang mengambil jalan pintas untuk mengakhiri hidup dengan jalan bunuh diri. Selain diperlukan investigasi dan penelitian khusus, juga diperlukan kajian-kajian mendalam untuk menyibak tirai di balik fenomena yang sangat memiriskan itu.

Baca Juga : Di Depan Doni Monardo, Gubernur Rekomendasikan Pinago sebagai Penahan Abrasi

Khusus di kalangan pelajar dan mahasiswa imbuh Salman, masih dangkalnya pemahaman ilmu agama, kurangnya praktik dan pengamalan dalam kehidupan sehari-hari, serta pengaruh negatif dari lingkungan pergaulan dan kemajuan teknologi, adalah se­jumlah persoalan yang harus menjadi perhatian serius dari segenap stakeholder, khususnya di lingkungan orang-orang terdekat seperti orangtua, guru dan ma­syarakat di lingkungan sekitar.

Sementara bagi masyarakat umum (pelaku bunuh diri di kalangan usia dewasa dan orang­tua), sejumlah faktor pemicu yang menyebabkan seseorang nekad melakukan aksi bunuh diri, Sal­man berpendapat hal tersebut bisa saja dipicu faktor tuntutan eko­nomi (warga miskin dan eko­nomi lemah), penyakit yang tak kunjung sembuh, desakan utang, dibuang atau dikucilkan dari lingkungan masyarakat, serta berbagai motif lainnya.

Baca Juga : Ini Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah Tahun 2021 di Padang

Sebagai langkah antisipasi sebut Salman, seluruh pihak me­mang harus terlibat aktif dalam menekan angka kasus bunuh diri. Salah satunya dengan memberikan pemahanan dan pengetahuan ten­tang agama kepada masyarakat. Selanjutnya pungkas Salman, ada­lah dengan merangkul dan menga­jak individu atau kelompok-ke­lom­pok tersebut untuk menga­malkan pengetahuannya itu dalam kehidupan sehari-hari. (h/yan)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]