Loretta Lynch, Jaksa Agung Kulit Hitam Pertama


Jumat, 24 April 2015 - 20:23:42 WIB
Loretta Lynch, Jaksa Agung Kulit Hitam Pertama

Lynch memenuhi semua syarat, tapi Partai Republik terpaksa menentangnya karena membela tindakan eksekutif Presiden AS Barrack Obama soal keimigrasian.

Baca Juga : Di Tengah Pandemi, Sejumlah Daerah di Tanah Air Alami Perbaikan Pertumbuhan Ekonomi

Terlebih, Senator Mitch McConnell menahan pencalonan Lynch sampai Senat memberikan suara UU Perdagangan Manusia. Proses yang berlangsung sekian pekan.

Beberapa pentolan Partai Republik sangat menentang pencalonan Lunch.

Baca Juga : Petani Belum Panen, Harga Sayur Beranjak Naik di Pasar Raya Padang

“Kami tidak harus mengkonfirmasi seseorang untuk posisi penegak hukum jika orang itu berkomitmen merendahkan Kongres,” ujar Jenator Jeff Sessions dari Alabama.

“Kami tidak perlu menyesalinya,” lanjut Sessions.

Beberapa kelompok konservatif menyeru Senat Partai Republik untuk memblokir pemungutan suara Lynch, karena sikapnya terhadap kebijakan imigrasi Obama.

Di sisi lain banyak anggota Partai Republik yang khawatir menghadapi dampak politik serius, jika blokir dilakukan. Lynch mendapat mandat yang kuat, dan dia kulit hitam. Isu rasisme akan mengemuka.

Ketika pemungutan suara dilakukan, 66 mendukung dan 34 menentang. Inilah konfirmasi terakhir untuk Lynch.

“Lynch adalah calon bersejarah. Partai Republik juga membuat sejarah,” kata Patrick Leahy, Senator Partai Demokrat.

“Saya hanya bisa berharap Partai Republik akan menunjukan rasa hormat saat Lynch menjadi Jaksa Agung AS, dibanding saat menjadi calon,” lanjutnya.

Kisah Lynch adalah sebuah perjalanan ketekunan dan karunia tentang kasih. (h/inl)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]