Bupati Berikan Orasi Ilmiah Pada Wisudawan


Ahad, 26 April 2015 - 19:30:12 WIB
Bupati Berikan Orasi Ilmiah Pada Wisudawan

Dan hasilnya sangat signifikan. Melalui berbagai kegiatan pembangunan infrastruktur, Padang Pariaman mulai bangkit untuk tumbuh. Hasil nyata dari usaha tersebut, pertumbuhan ekonomi Padang Pariaman dari hanya 3% di tahun 2010 menjadi 7,2 di tahun 2014.

Dijelaskan, Padang Pariaman pasca gempa 2009, katanya, mencoba menciptakan pusat-pusat pertum­buhan Padang Pariaman. Pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat, sehingga Padang Pariaman yang pada tahun 2014 dinyatakan sebagai daerah yang keluar dari daerah tertinggal.

Baca Juga : Kembangkan Pertanian Sumbar, Bahlil Perintahkan Deputi Cari Investor

Bahkan pada saat ini beberapa mega proyek baik berskala nasional maupun provinsi banyak dialokasikan ke Padang Pariaman.

Tentunya kondisi seperti ini akan membawa dampak ikutannya terutama pada peningkatan pertumbuhan ekonomi. Beberapa proyek tersebut diantaranya adalah jalan tol Duku Pekan Baru, Jalan Lingkar Duku-Sicincin, Proyek Dermaga Tiram, Main Stadion di Sikabu Lubuk ALung, Sport Hall PT. Semen Padang, BP2IP di Tiram dan Asrama Haji serta MAN Cendekia di Sintuk Toboh Gadang.

Bahkan beberapa bulan yang lalu Padang Pariaman ditetapkan sebagai lokasi proyek kawasan industri Sumatera Barat yang rencananya akan dibangun di areal seluas 5.000 Ha.

Dia menjelaskan, terpusatnya berbagai kegiatan dalam skala besar di Padang Pariaman tentunya didukung kondisi Padang Pariaman itu sendiri, baik secara geografis maupun posisi Padang Pariaman dalam konstelasi Sumatera Barat.

Dan kondisi ini secara cepat direspon oleh pemerintah daerah untuk menyediakan lahan dan sarana pendukung lainnya guna mempercepat pertumbuhan ekonomi.

“Yang perlu disikapi adalah bagaimana Pemerintah Padang Pariaman mempersiapkan diri dalam beberapa mega proyek tersebut agar dampak positifnya dinikmati masyarakat Padang Pariaman itu sendiri,” kata bupati.

Dengan merespon kondisi dan posisi Padang Pariaman terhadap wilayah sekitar termasuk kebijakan pembangunan pusat yang saat ini sedang berlangsung, maka arah pembangunan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman ke depan adalah, memperkuat infrastruktur pendukung di sektor basis, seperti menjamin interkoneksitas antar wilayah dengan pusat-pusat komoditas dengan membangun dan memelihara jalan-jalan kolektor, baik primer maupun sekunder, membangun dan memelihara jalan produksi.

Sementara peran pemerintah menyediakan utilitas seperti jalan, sarana ibadah, ruang publik dan lain sebagainya dalam lokasi permukiman yang baru, Menjamin ketercukupan pangan untuk supply kebu­tuhan pokok tenaga kerja dengan cara membangun dan memelihara jaringan irigasi untuk lahan pertanian lahan basah.

Intensifikasi pertanian, pembangunan kolam-kolam, sarana rumah potong hewan dan lain sebagainya. Menjamin kenyamanan investor dan warganya dalam berusaha dengan cara membangun ruang publik, sarana hiburan yang sehat dan wisata. Membangun berbagai jaringan komunikasi, perpipaan dan listrik untuk pasokan sektor basis dan pendukungnya, dan lainnya.

Menurut bupati, Padang Pariaman adalah kabu­paten yang dari posisi dan kondisi terletak berbatasan langsung dengan Kota Padang, sehingga menguntungkan dalam banyak hal.

Untuk itu, arah pembangunan Padang Pariaman ke depan dijaga agar tetap memposisikan sebagai kabupaten penyangga wilayah sekitarnya dengan tetap  menjaga keamanan dan kenyamanan warganya dalam berusaha baik dari sisi lingkungan maupun sosial budayanya.

Pada kesempatan itu Ali Mukhni berharap akan lahir pemimpin bangsa dari Kampus Tamsis, mulai dari bupati, gubernur, anggota DPR RI dan lain sebagainya.

Kepada mahasiswa yang telah diwisuda, ia berpesan jadilah manusia yang berakhalakul karimah dan pribadi yang santun kepada orangtua.

“Rida orangtua akan membawa kebaikan dan kesuksesan dalam kehidupan” ulas Ali Mukhni. (h/bus)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]