Diskoperindag Solsel Belum Razia Minuman Beralkohol


Ahad, 26 April 2015 - 19:33:46 WIB
Diskoperindag Solsel Belum Razia Minuman Beralkohol

Ia menyatakan, pihaknya tidak mau melakukan razia sebelum menerima surat e­daran itu. “Kami tidak bisa me­lakukan razia tanpa pe­doman, karena kalau nanti ada persoalan, pemilik su­per­market atau minimarket bisa protes. Bila pedagang protes, sementara kami tidak punya dasar hukum yang jelas, yakni surat edaran tersebut, maka kami akan terkena dam­pak­nya,” ujarnya saat dihu­bungi Haluan, Minggu (26/4).

Baca Juga : Pantauan Perkembangan Covid-19 di Sumbar: Positif 156, Sembuh 106, dan Meninggal Dunia 5 Orang

Kalau surat edarannya su­dah diterima, kata Akhirman, dalam surat tersebut ada pe­doman untuk melakukan ra­zia, seperti kategori tingkat alkohol minuman, apakah diberikan peringatan dahulu sebelum razia, setelah dirazia barang sitaan dibawa ke mana, apakah izin usaha pedagang dicabut atau tidak, dan se­bagainya.

Jika surat edaran itu sudah diterima, lanjutnya, pihaknya akan membentuk tim razia. Terkait penyitaan minuman atau makanan dari pedagang, tim biasanya terdiri dari Dis­koperindag, Bagian Ekonomi Pembangunan, Dinas Kese­hatan, dan Sat Pol PP.

Baca Juga : Mantan Wagub Sumbar Bangun Rumah Gadang Malintang Panai

“Setelah tim terbentuk, akan dianggarkan dana untuk razia tersebut di APBD Peru­bahan. Kalau pun tak ada dana, jika razia itu instruksi pusat, kami akan tetap melaksanakan razia,” sebutnya.

Akhirman me­nam­bah­kan, selama ini pihak­nya belum pernah me­nyita mi­numan beralkohol dari su­ permarket meski pihaknya tidak me­nginginkan mi­nu­man tersebut beredar di Sol­sel. “Selama ini kami ha­nya menyita makanan dan minuman yang kada­luar­sa. Itu kegiatan rutin yang kami lakukan saat memasuki bulan ramadan,” tuturnya.

Baca Juga : BMKG Sampaikan Kisaran Ketinggian Hilal Jelang Penetapan Ramadan, Sumbar 3,66 Derajat

Sebelumnya, Disperindag Sumbar sudah mengimbau Disperindag kabupaten dan kota melakukan sosialisasi sejak awal. Saat ini, sudah waktunya memberlakukan  sanksi jika masih ada yang menjual.

Instruksi pemerintah pusat mengenai larangan menjual minuman beralkohol di su­permarket, tertuang dalam Peraturan Menteri Perda­ga­ngan (Permendag) No 06/M-DAG/PER/1/2015 tentang Pengendalian dan Pengawasan terhadap Pengadaan, Pere­daran, dan Penjualan Minu­man Beralkohol.

Baca Juga : Waspada! Gelombang Tinggi di Mentawai Bisa Mencapai 5 Meter

Permendagri tersebut me­la­rang penjualan minuman beral­kohol golongan A yakni yang memiliki kadar alkohol di bawah 5 persen antara lain jenis bir, dilarang dilakukan di mini­market. Pemerintah mu­lai mem­­­be­lakukan kebijakan itu mulai tanggal 6 April 2015. (h/dib)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]