Ketika Kawasan Mandeh Pessel ‘Mengundang’ Presiden


Ahad, 26 April 2015 - 19:51:42 WIB
Ketika Kawasan Mandeh Pessel ‘Mengundang’ Presiden

Turis asing pun menjadikan KWBT Mandeh, khususnya Resort Pulau Cubadak sebagai salah destinasi wisata yang wajib mereka singgahi saat berkunjung ke Sumbar. Resort Pulau Cubadak (Cubadak Paradiso) yang juga menyediakan penginapan untuk para turis asing dikelola oleh investor Itali. Dulu di lokal Sumbar dan daerah sekitarnya, saat bicara wisata pantai, orang menyebut Pantai Arta, Pantai Kata, Pantai Gondoriah di Pariaman, Pantai Muaro, Pantai Air Manis, Pantai Nirwana dan Pantai Carolina di Kota Padang, sebagai destinasi wisata pantai. Tapi kini, pantai-pantai di Kota Pariaman dan Kota Padang itu tidak lagi jadi prioritas.

Baca Juga : Disebut Bak Musa Datangi Firaun, Amien Rais Ungkit Hukum Neraka ke Jokowi

Jangankan hanya wisatawan lokal Sumbar, nasional dan asing, Presiden Jokowi saja tergoda oleh KWBT Mandeh yang juga disebut-sebut sebagai Kawasan Wisata Bahari Raja Ampat (Papua) dan Kawasan Wisata Bahari Ha Long (Vietnam) yang berada di kawasan Selatan Sumbar. Pemerintahan Jokowi pun melihat KWBT Mandeh ber­potensi dikembangkan menjadi destinasi wisata berkelas dunia. Karena itu pula, Presiden Jokowi sudah menga­gen­dakan pencanangan KWBT Mandeh, Minggu 16 Mei 2015.

Menteri/Kepala Bappenas Andrinof Chaniago hingga Sabtu (25/4) memastikan jadwal kedatangan Presiden Jokowi ke Pessel untuk mencanangkan KWBT Mandeh sebagai Kawasan Wisata Laut Nasional, sama dengan Bunaken dan Biak tidak ada perubahan. KWBT Mandeh juga masuk dalam Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Nasional (RIP­PNAS). Kepastian jadwal itu disampaikan Andrinof dalam rapat persiapan penyambutan Presiden Jokowi bersama dengan Bupati Pessel Nasrul Abit dan jajaran TNI dan Polri.

Baca Juga : Catat! Pelanggar Larangan Mudik Bakal Diminta Putar Balik atau Ditilang

Menteri Andrinof juga berkesempatan  bertemu langsung dengan masyarakat kawasan Mandeh untuk memberikan penjelasan dan motivasi sehubungan dengan pencanangan KWBT Mandeh oleh Presiden Jokowi. Masyarakat pun diajak memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, sehingga juga dapat menggerakkan dan mengangkat pere­konomian masyarakat. Caranya melalui penyediaan kuliner, penginapan, kemampuan berbahasa asing dan lain sebagainya.

KWBT Mandeh adalah rahmat besar yang diberikan oleh Allah SWT bagi masyarakat Pessel. Karena itu masyarakat wajib bersyukur dan turut serta memajukan dan menjaga keasrian dan kelestarian alam kawasan Mandeh, agar tetap indah dan menarik bagi wisatawan. Keramahan, kebersihan, keamanan, ketertiban dan kenyamanan menjadi hal yang wajib dipertahankan oleh masyarakat dan seluruh pemangku kebijakan. Kemajuan KWBT Mandeh yang dicapai sekarang adalah hasil kerja keras dan kerja cerdas banyak orang.

Baca Juga : JK-Surya Paloh Bisa Berkolaborasi untuk Anies Baswedan di Pilpres 2024

Dikutip dari Wikipedia, Kawasan Mandeh terletak di Kecamatan Koto XI Tarusan yang berbatas langsung dengan Kota Padang. Kawasan ini hanya berjarak 56 Km dari Padang dengan Luas ± 18.000 Ha dan waktu tempuh sekitar 56 menit. Kawasan Wisata Mandeh melingkupi 7 Kampung di tiga nagari yang dihuni oleh 9.931 jiwa penduduk dengan mata pencaharian bertani, berternak dan nelayan.

Lokasi ini disebut Mandeh Resort karena salah satu kampung yang ada di kawasan ini bernama Kampung Mandeh, yang terkenal di bagian tengah Teluk Carocok Tarusan. Teluk Carocok Tarusan cukup landai dan tidak berombak karena di sekitarnya terdapat beberapa pulau kecil diantaranya Pulau Traju, Pulau Setan Besar dan Kecil, Pulau Sironjong Besar dan Kecil dan Pulau Cubadak.  **

Baca Juga : Reshuffle Kabinet Jokowi, Nadiem Makarim Layak Diganti?

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]