Andrinof Pastikan Presiden ke Pessel


Ahad, 26 April 2015 - 20:02:11 WIB
Andrinof Pastikan Presiden ke Pessel

“Hasil koordinasi saya dengan Sekretariat Negara kunjungan pre­siden dijadwalkan 16 Mei 2015.  Hingga kini agenda kedatangan itu belum terganggu dengan agenda lain. Mudah-mudahan saja tidak terjadi perubahan jadwal,” katanya.

Baca Juga : Gempa Berkekuatan 3,3 Magnitudo Dirasakan di Bukittinggi

Dalam rakor yang dimoderatori Bupati Nasrul Abit, Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut II Wilayah Barat Laksamana Muda I nyoman Nesa menyebutkan, TNI AL di bawah komandonya siap mengamankan kunjungan Presiden Joko Widodo pada 16 Mei men­datang ke Kawasan Wisata Bahari Terpadu Mandeh Pesisir Selatan.

Menurut I Nyoman Nesa, TNI AL melakukan pengamanan sesuai prose­dur tetap pengamanan laut saat kunju­ngan presiden. TNI AL akan menu­runkan KRI dan helikopter. Namun ini menurutnya nasih me­nung­gu perintah pimpinan dan Paspampres.

Baca Juga : Sambut Idul Fitri 1442 H, DPC IWAPI Pasaman Gelar Pasar Murah

“Kita saat ini punya peralatan sejenis amfibi terbaru dan biasanya peralatan seperti itu disiapkan untuk penyambutan presiden. Angkatan Laut juga punya keterampilan untuk pengamanan yang disebut penga­manan wisata. Ya, yang jelas kita tunggu koordinasi denga Pas­pam­pres yang punya kewenangan untuk itu,” katanya.

Selanjutnya Polda Sumbar juga siap menerjunkan pasukannya untuk pengamanan di saat kedatangan Presiden Joko Widodo. Polisi akan berkoordinasi dengn TNI dan sa­tuan - satuan yang terlibat dalam pengamanan darat dan laut.

Baca Juga : Prakiraan Cuaca Sumbar Hari Ini, BMKG: Waspada Gelombang Laut Hingga 3 Meter

Persiapan yang dilakukan oleh Pemkab Pessel sudah memadai. Misalnya lokasi parkir di Puncak Mandeh yang dijadikan sebagai lokasi pencanangan Kawasan Pe­ngem­bangan Wisata Bahari Terpadu Mandeh sudah representatif.

Nasrul Abit mengatakan, penca­nangan Kawasan Pengembangan Wisata Bahari Terpadu Mandeh sudah dipastikan di Puncak Man­deh. Setelah situ presiden berkunjung ke Pelabuhan Carocok Mandeh dan sejumlah agenda lainnya.

Baca Juga : Jasman Rizal: Tak Ada Larangan Pergerakan Lokal, Tetap Patuhi Prokes

Sementara itu, warga Kawasan Mandeh juga telah dilatih bahasa asing dan berbagai kuliner. “Ren­cananya kawasan ini akan menjadi Kawasan Wisata Laut Nasional, dan tentu ada peluang untuk mengem­bangkan usaha bagi masyarakat setempat salah satunya usaha kul­i­ner,” katanya.

Menurut Nasrul Abit, Pemkab Pessel sedang berupaya meing­katkan kapasitas masyarakat setem­pat dengan sejumlah pelatihan.

“Kemudian bagi masyarakat setempat dan kelompok pengelola wisata diberikan pelatihan dan kursus. Misalnya kursus bahasa Inggris bagi masyarakat yang akan berhubungan langsung dengan tamu dan wisatawan,” katanya.

Lalu menurutnya, juga ada pela­tihan masak-memasak berbagai kulier bagi warga setempat. Jenis masakan yang dilatih beraneka ragam, baik masakan lokal dan masakan luar negeri. Tujuannya, pengelola dan masyarakat kawasan wisata dapat memenuhi kebutuhan makanan bagi pengunjung Mandeh. (h/har)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]