Ratusan Pencari Kerja Terkecoh


Senin, 27 April 2015 - 19:54:00 WIB
Ratusan Pencari Kerja Terkecoh

Pejabat Pemberi Informasi dan Dokumentasi (PPID) RSUP M Djamil Gustianof kepada wartawan Senin (27/4) menyatakan sangat menye­salkan perilaku oknum yang menyebarkan informasi loker hoax (bohong) karena menim­bulkan kerugian terhadap para pencaker.

Baca Juga : Sidak ASN Pemko Padang, Arfian: Tingkat Kehadiran Mencapai 99 Persen 

Menurut Gustianof, pihak­nya sangat kaget karena ba­nyak­nya berkas lamaran yang masuk sejak beberapa hari yang lalu dan membeludak pada hari Senin kemarin. Pada­hal RSUP M Djamil tidak membuka penerimaan karya­wan apapun April ini.

Ia melanjutkan, dikare­nakan ulah oknum tak bertang­gung jawab yang menyebarkan infor­masi palsu penerimaan kar­yawan tersebut, banyak pen­caker yang mengalami kerugian materil.  Bahkan ada pencaker yang datang dari Kabupten Bengkalis dan meng­­habiskan biaya hingga Rp350 ribu hanya untuk mengan­tarkan lamaran ke bagian Sumber Daya Ma­nusia (SDM) RSUP M Djamil.

Baca Juga : Setelah Ambulance untuk Palestina, Kota Padang Kembali Salurkan Bantuan Sebesar Rp100 Juta 

“Kita sudah hubungi pe­nge­lola situs-situs loker yang memposting informasi terse­but dan meminta mereka un­tuk menghapusnya sesegera mungkin. Ketika kita tanyakan dari mana mereka men­dapat­kan informasi, mereka bilang dari facebook, tapi sudah lupa alamat akunnya,” lanjutnya.

Tak kurang dari tiga ratus berkas lamaran sudah sampai ke meja bagian SDM RSUP M Djamil. Bagaimanapun berkas tersebut tetap diterima, meng­ingat banyak pencaker yang sudah menghabiskan banyak biaya untuk mengantarnya, terutama mereka yang berasal dari luar daerah.

“Nanti tetap dipertim­bang­kan jika RSUP M Djamil m­emang membuka pene­rimaan karyawan,” lanjutnya lagi.

Reni (24), salah seorang pelamar asal Kabupaten Pasa­man mengaku melihat informasi penerimaan karyawan RSUP M Djamil di salah satu situs loker terpercaya. Oleh karena itu, ia dan beberapa temannya pergi ke Padang untuk mengantarkan berkas lamaran.

“Kami baru tahu dari petugas di sini bahwa RSUP M Djamil tidak membuka loker. Padahal saya lihat infonya di salah satu situs terpercaya yang sudah sering jadi referensi bagi pencaker di Sumbar,” ucap lulusan D3 Keperawatan tersebut.

Berdasarkan pantauan Haluan di beberapa situs loker, beberapa situs yang dimaksud oleh Gustavianof memang telah menghapus postingan penerimaan karyawan. Namun kare­na sudah diposting sejak beberapa hari yang lalu, sudah banyak situs loker lain yang terlanjur ‘meng­copypaste’ informasi tersebut ke situs masing-masing.

Dalam informasi itu dinyatakan, RSUP M Djamil membuka pene­rimaan karyawan kontrak dengan klasifikasi Perawat D3 sebanyak 13 orang, Perawat Ners sebanyak 5 orang, dan Bidan sebanyak 3 orang. Adapun persyaratan yang diminta antara lain pelamar harus men­cantumkan fotocopy ijazah legalisir basah, surat keterangan berbadan sehat dari dokter pemerintah, pas foto warna ukuran 3×4 sebanyak 2 lembar, fotocopy bukti pengalaman kerja, sertifikat APN (Asuhan Per­salinan Normal) untuk bidan, dan fotocopy identitas diri.

Dalam informasi juga dican­tumkan batas penerimaan berkas, yaitu pada 30 April 2015. Dan bagi pencaker yang berminat diharapkan langsung me­ngantarkan berkas ke bagian SDM RSUP M Djamil dengan permohonan ditujukan kepada Direk­tur Utama (Dirut) RSUP. Dr. M Djamil.

“Untuk mengantisipasi makin banyaknya pencaker yang dirugikan, kami tegaskan bahwa RSUP M Djamil belum membuka lowongan pekerjaan apapun bulan ini. Jika nanti memang ada penerimaan karyawan, kami pasti mengin­for­masikannya secara resmi lewat media cetak dan elektronik,” tutup Gustianof. (h/mg-isq)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]