Banjir Rendam Ratusan Rumah di Kabupaten Dharmasraya


Senin, 27 April 2015 - 19:56:58 WIB
Banjir Rendam Ratusan Rumah di Kabupaten Dharmasraya

Armen, warga Jorong Abai menyebutkan, suara tersebut akibat benda-benda yang diha­nyutkan air besar menghantam tiang dapurnya yang langsung berada dalam sungai, sedang­kan segala peralatan yang ada di tempat mandinya termasuk barang-barang dapurnya ha­nyut dibawa arus.

Baca Juga : Selama Larangan Mudik, Sebanyak 300 Kendaraan Disuruh Putar Balik di Sumbar

Kemudian warga mulai keluar rumah karena takut terkepung dalam rumah karena air mulai membesar.

Lain lagi di Jorong Ranah, air sungai mulai tinggi setelah hari mulai agak terang atau paginya. Warga yang berada di seberang sungai dapat diung­sikan sebelum air mulai membesar.

Baca Juga : Dibangun dalam Waktu Sangat Singkat, Masjid Ihsan Sungai Patai Sudah Dibuka

Warga setempat mengakui, wilayah yang terkena banjir tersebut merupakan wilayah langganan banjir, paling lambat sekali dalam lima tahun banjir besar terjadi di wilahya itu.

Saat ini, kata warga se­tempat, warga yang mengungsi sangat mem­butuhkan bahan makanan, karena semenjak pagi hari ketika mengungsi belum ada bantuan makanan.

Menurut Kepala Badan Penang­gulangan Bencana Dae­rah (BPBD) Kabupaten Dhar­masraya, Suwandi HS, semua warga yang mem­butuh­kan ban­tuan untuk diungsikan, sudah berhasil diungsikan dengan menggunakan perahu karet, ter­utama bagi manula, anak- anak dan wanita hamil.

Pengamatan BPBD katanya, dari dua jorong yang terkena musibah banjir, diperkirakan lebih seratus rumah yang terendam air, mulai dari ketinggian 2 meter, sampai setinggi lutut orang dewasa. Akibatnya warga harus diungsikan, mengingat akan terjadinya banjir susulan karena cuaca masih mendung di hulu sungai.

Ia sudah menyampaikan kepada warga agar waspada dengan banjir susulan. Warga yang berada di seberang sungai diminta untuk tidak pulang lebih dulu sebelum air sungai benar-benar normal, karena melihat cuaca masih gelap di hulu sungai.

Bupati Dharmasraya H Adi Gunawan bersama Walinagari Abai Siat, Edy Warman,SE serta Kepala SKPD terkait, yang turun ke lokasi banjir minta warga agar waspada terhadap banjir susulan dan waspada terhadap penyakit menular pasca banjir.

Bupati memerintahkan Dinas Kesehatan agar siaga dengan obat- obatan terutama obat-obat penyakit menular dan diare. Begitu pula Dinas Sosial juga diperintahkan dengan segera untuk membuat dapur umum di beberapa titik, karena setelah ia meninjau lokasi banjir, warga yang korban banjir sangat membutuhkan makanan.

Kepada walinagari dan kepala jorong ia minta agar makanan dan bantuan yang tiba dibagi secara merata, jangan sampai warga yang terkena banjir tidak mendapat ban­tuan sedangkan warga yang tidak terkena banjir menerima bantuan baik itu bantuan makanan dan lainnya. (h/mdi)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]