Puncak Mandeh Dipersiapkan Sambut Kedatangan Presiden


Selasa, 28 April 2015 - 18:49:27 WIB
Puncak Mandeh Dipersiapkan Sambut Kedatangan Presiden

Sementara itu dari sisi keamanan sebelumnya Pang­lima Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut II Wilayah Barat Laksamana Muda Inyo­man Nesa menyebutkan, TNI AL dibawah komandonya siap mengamankan kunjungan Pre­siden Joko Widodo pada 16 Mei mendatang ke Kawasan Wisata Bahari Terpadu Man­deh Pesisir Selatan.

Menurut I Nyoman Nesa, TNI AL lakukan pengamanan sesuai prosedur tetap penga­manan laut saat kunjungan presiden. TNI AL akan turun­kan KRI dan heli. Namun ini menurutnya menunggu perin­tah dari pimpinan dan Pas­pampres.

Baca Juga : Wali Nagari Terpilih Diminta Jangan Hanya Terpaku pada Dana Desa Pesisir Selatan

“Kita saat ini punya perala­tan sejenis amfibi terbaru dan biasanya peralatan seperti itu disiapkan untuk penyambutan presiden. Angkatan Laut juga punya keterampilan untuk pengamanan yang disebut pe­nga­manan wisata. Ya, yang jelas kita tunggu koordinasi denga Paspampres yang punya kewenangan untuk itu,” ka­tanya.

Selanjutnya Polda Sumbar juga siap menerjunkan pasu­kannya untuk pengamanan disaat kedatangan Presiden Joko Widodo. Polisi akan berkoordinasi dengn TNI dan satuan-satuan yang punya kese­nangan untuk penga­ma­nan darat dan laut.

Selanjutnya terkait agenda ke Pessel Nasrul Abit me­ngatakan, pencanangan Ka­wasan Pengembangan Wisata Bahari Terpadu Mandeh sudah dipastikan di Puncak Mandeh. Habis dari situ presiden ber­kunjung ke Pelabuhan Caro­cok Mandeh dan jika masih ada sejumlah agenda lainnya.

Sementara itu, warga Ka­wa­san Mandeh Kecamatan juga telah dilatih bahasa asing dan berbagai kuliner. “Ke depan rencananya kawasan ini akan menjadi Kawasan Wisata Laut Nasional, dan tentu ada peluang untuk mengem­bang­kan usaha bagi masyarakat setempat salah satunya usaha kuliner,” katanya.

Terkait hal itu menurut Nasrul Abit saat ini Pemkab Pessel sedang berupaya me­ningkatkan kapasitas masya­rakat setempat dengan sejum­lah pelatihan.

“Kemudian bagi masya­rakat setempat dan kelompok pengelola wisata diberikan pelatihan dan kursus. Misalnya kursus bahasa Inggris bagi masyarakat yang akan ber­hubungan langsung dengan tamu dan wisatawan,” katanya.

Lalu menurutnya, juga ada pelatihan masak-memasak berbagai kuliner bagi warga setempat. Jenis masakan yang dilatih beraneka ragam, baik masakan lokal dan masakan luar negeri. Tujuannya, penge­lola dan masyarakat kawasan wisata dapat memenuhi kebu­tuhan makanan bagi pengun­jung Mandeh. (h/har)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]