Agam Usulkan Rute Matur-Baringin Dialihkan


Selasa, 28 April 2015 - 18:53:20 WIB
Agam Usulkan Rute Matur-Baringin Dialihkan

“Berdasarkan peninjauan yang dilakukan Dinas Energi Sumber Daya Mineral Pro­vinsi Sumbar, lokasi tersebut berada di lereng lembah per­bukitan terjal dengan ke­mi­ringan lereng antara 35 derajat sampai 85 derajat. Kemudian terdiri dari banyak sesar. Jika sesar diisi air secara terus menerus akan menyebabkan titik jenuh di­ma­na pada akhir­nya menyebabkan longsor,” ucap Isman.

Baca Juga : Pantauan Perkembangan Covid-19 di Sumbar: Positif 156, Sembuh 106, dan Meninggal Dunia 5 Orang

Akibat longsor yang terus terjadi pada lokasi yang sama, lebih kurang telah men­ye­bab­kan  satu unit rumah rusak berat,  14 hektare sawah rusak, 200 meter irigasi pertanian rusak dan putusnya jalan pro­vinsi yang menghubungkan Matur dan Palembayan.

“Melakukan perbaikan secara terus menerus pada jalan tersebut tentunya sangat mubazir. Oleh sebab itu, harus ada upaya untuk mengalihkan jalan tersebut,” jelas Isman.

Baca Juga : Mantan Wagub Sumbar Bangun Rumah Gadang Malintang Panai

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Yunaldi mengatakan, jalan tersebut berstatus jalan strategis pro­vinsi sehingga kewenangan sepenuhnya berada di tangan pemerintah provinsi. Pemkab Agam sifatnya hanya meng­koordinasikan sejumlah alter­natif, seperti membuka jalur ke Bukit Sakura. Namun wilayah tersebut berada pada kawasan cagar alam. Cara lain mungkin membuat  jalur baru pada lokasi tersebut yang dinilai lebih aman.

Untuk jangka pendek pe­me­rintah sudah melarang ma­sya­rakat melewati garis batas polisi karena tebing dalam kondisi kritis. Kemudian me­nutup sementara akses jalan darurat yang dibuat masya­rakat terutama apabila kondisi hujan lebat.

Baca Juga : BMKG Sampaikan Kisaran Ketinggian Hilal Jelang Penetapan Ramadan, Sumbar 3,66 Derajat

“Wilayah Palembayan ini memang sangat luar biasa. Oleh sebab itu menyikapi kondisi ini juga harus hati-hati. Kami akan terus berkordinasi dengan provinsi untuk me­nindak­lan­juti masalah yang ada di Maram­buang,” ungkapnya.

Sebelumnya, transportasi dari Kecamatan Palembayan ke Kecamatan Matur kembali putus total sejak Senin (27/4) siang setelah jalan darurat yang dibangun masyarakat untuk pejalan kaki dan kendaraan roda dua kembali longsor untuk ke empat kalinya. Se­men­tara upaya relokasi dengan membangun jalan baru ber­jarak sekitar 100 meter dari jalan lama tidak bisa dilanjutkan karena mengalami keretakan.

Baca Juga : Waspada! Gelombang Tinggi di Mentawai Bisa Mencapai 5 Meter

Pantauan Haluan kemarin, para siswa dan pegawai yang  melewati jalan tersebut harus berjalan kaki sepanjang sepanjang 300 meter. Se­dang­kan kendaraan umum dan roda dua dari Palembayan menuju Matur dan Bukittinggi harus memutar ke Palupuh melewati jalan Simpang Patai yang juga rusak parah serta ke Lubuk Basung dengan jarak yang jauh. (h/yat/ks)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]