Pemerintah Harus Tambah Wawasan Nelayan


Selasa, 28 April 2015 - 19:07:45 WIB
Pemerintah Harus Tambah Wawasan Nelayan

Katanya, pemerintah harus memprioritaskan strategi perba­ikan pemberdayaan masyarakat dalam hal pengembangan akses permodalan, pengembangan tekhnologi dan skala usaha perikanan, pengembangan ak­ses pemasaran dan penguat­an kelembagaan masyarakat pem­budidaya perikanan.

Baca Juga : Pantauan Perkembangan Covid-19 di Sumbar: Positif 156, Sembuh 106, dan Meninggal Dunia 5 Orang

“Pengelolaan sumber daya perikanan berbasis masyarakat, sarana prasara penunjang, dan pengembangan diversifikasi pengolahan ikan juga tak kalah pentingnya,” sebut Fauzi.

Fauzi sendiri disambut antu­sias warga setempat. Sebagian nelayan, malahan menangis saat bercerita soal nasib mereka ke mantan Wali Kota Padang dua periode itu. Saat berceng­krama, ia tak sungkan bercanda dengan nelayan dan kaum ibu. Sejumlah anak-anak juga bere­but minta gendong padanya.

Baca Juga : Mantan Wagub Sumbar Bangun Rumah Gadang Malintang Panai

Anggota Kelompok Nela­yan Bangkit Bersama, Joniwar bahkan mengajak Fauzi Bahar untuk melihat kerambang jaring apung yang berada di tengah laut. Di samping melaut, nela­yan Sungai Nipah juga mem­buat keramba jaring apung untuk budidaya ikan kerapu. Joniwar membawa FB menaiki sampan untuk melihat keramba dan memberi makan ikan.

Menurut Joniwar, ada 17 kelompok nelayan di Sungai Nipah, yang membudidayakan ikan kerapu yang panennya sekali setahun. Bagi mereka adalah tabungan. Sekali panen bisa menghasilkan 1,5 ton. Meski prospeknya cerah, na­mun para nelayan tak men­dapatkan penyuluhan . (h/mat)

Baca Juga : BMKG Sampaikan Kisaran Ketinggian Hilal Jelang Penetapan Ramadan, Sumbar 3,66 Derajat

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]