Dua Perampok Tewas, Satu Luka Parah


Selasa, 28 April 2015 - 19:09:59 WIB
Dua Perampok Tewas, Satu Luka Parah

Korban yang memiliki warung didatangi oleh dua orang dengan mengendarai sepeda motor FU warna merah langsung masuk ke warung korban. Tanpa basa basi, pelaku menem­bakkan senjata apinya pada etalase dalam warung milik korban, kemudian pelaku menyuruh korban Sutimin masuk ke dalam ruangan dalam sambil menodongkan senjata apinya.

Baca Juga : Wabup Pessel Resmikan Masjid Ar-Rahman Rawa Bubur Tapan

Kemudian salah seorang pelaku mengacak-acak kamar korban dan mengambil uang yang berada dalam kardus dalam ruangan tersebut. Begitu pula laci meja warung juga menjadi sasaran pelaku dan mengambil sejumlah uang di dalamnya.

Setelah mendengar ada sepeda motor yang berhenti di depan wa­rung milik korban, kedua pelaku langsung melarikan diri dengan mem­bawa kabur uang berjumlah Rp 6 juta.

Baca Juga : Pantauan Perkembangan Virus Corona di Sumbar: Positif 169, Sembuh 162, dan Meninggal Dunia 4 Orang

Setelah mendatangi tempat keja­dian perkara (TKP) ungkap Bondan, semua barang bukti berupa proyektil peluru dan lainnya diamankan, kemudian tersangka yang dicurigai diperlihatkan kepada korban. “Dari hasil penyelidikan diketahui pelaku bernama Mulyadi (28), suku Jawa, yang baru saja keluar sehabis men­jalani hukuman di LP Biaro, Agam dengan kasus yang sama,”ungkap Kapolres yang diamini Lazuardi.

Dari penyelidikan, sepeda motor FU yang dipakai pelaku merupakan milik ibu kos. Untuk meng­hilang­kan jejak, pelaku menempel sepeda motor tersebut dengan menutupi dengan warna hitam.

Baca Juga : Safari Ramadan, Gubernur: Yang Menguatkan Iman dan Adab adalah Alquran

Kemudian pelaku mulai diintai oleh anggota Satreskrim yang lang­sung dipimpin oleh Kasat Reskrim Lazuardi, di wilayah Perkem­ba­ngan Muaro Bungo. Namun ter­sangka selalu berpindah pindah, kemudian pada Senin (27/4), dida­pat informasi bahwa pelaku berada di daerah Pelayang Tanah Tumbuh Kabupaten Bungo dan keesokan harinya, Selasa (28/4) pada pukul 11.10 WIB, dilakukan peng­ge­rebekan di daerah objek wisata Semanggi Kecamatan Pelayang Kabupaten Bungo bersama anggota Sat Reskrim Polres Bungo.

Sebelum ditangkap, kawanan rampok melakukan perlawanan terhadap anggota dengan me­nem­bak dari dalam rumah tempat per­sem­bunyiannya. Dengan demi­kian terjadi saling tembak. Setelah itu digerebek ternyata Mulyadi sudah bersimbah darah dan tewas dalam perjalanan menuju RSUD Sungai Dareh. “Kontak senjata terjadi selama 20 menit,”katanya.

Baca Juga : Bantu Korban Bencana di Sulbar, Pemprov Sumbar Kembali Gelontorkan Dana Rp241 Juta

Sedangkan dua rekan Mulyadi, saat penggrebekan masih memegang senjata dan dilumpuhkan dengan timah panas. Dari tersangka diaman­kan tiga pucuk senjata api, satu jenis FN dan dua rakitan dengan 9 butir peluru, dua HP dan satu dompet.

Saat dilakukan perawatan di RSUD Sungai Dareh, satu tersangka bernama Syaifullah (35), suku Aceh yang beralamat di Pelayang, mening­gal dunia, kemudian satu orang rekannya yang bernama Eferi (24), suku Melayu Jambi warga Pelayang, masih dirawat di RSUD untuk dikeluarkan timah panas dari kaki­nya. (h/mdi)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]