Batu Akik Lumut Suliki Diminati di Vietnam


Rabu, 29 April 2015 - 20:08:01 WIB
Batu Akik Lumut Suliki Diminati di Vietnam

Batu akik Lumut Suliki, begitu biasa orang menye­butkan. Sejak booming bebe­rapa waktu lalu,  berbagai motif terdapat pada lumut yang nampak didalam batu tersebut. Belum begitu populer, namun seorang pecinta batu akik asal Kabupaten Limapuluh Kota, Apel (44), membawa beberapa koleksinya ke negara Vietnam sembari berlibur bersama re­kan kerja akhir bulan lalu.

Baca Juga : Sedih, Ada Orang Tua di India Buang Bayinya yang Kena Corona

Ia mengaku, saat mem­perlihatkan batu akik Suliki, menjadi pusat perhatian bagi masyarakat dan wisatawan lain. Terutama  disaat  liontin bermotif dan cincin di dua jari tangan ia pakai saat berlibur di Ho Chi Minh dan Halong Bay, dua provinsi kunjungan di Vietnam. Bahkan ketika me­masuki salah satu kasino yang ada di sana, batu indah asal Suliki tersebut menjadi inca­ran pengunjung kasino dan karyawan pada saat itu. “Kare­na memang niatnya berlibur, saya tidak bawa begitu banyak batu akik. Tidak bisa menjual, batu akik kita sangat di kagumi dan bahkan mereka tak segan menawar untuk dibayar,” ung­kap pengusaha muda tersebut pesan singkatnya melalui bbm androidnya.

Pekerja swasta itu menam­bahkan, karena memang batu akik atau batu cincin sedang menjadi trend tersendiri dika­la­ngan anak muda yang gemar atau sekedar perhiasan di jari, tidak ada salahnya mencoba untuk dijadikan salah satu bidang usaha. Keindahan yang terdapat pada batu akik asal Suliki memang patut diakui. “Memang betul-betul di ka­gumi dan ingin memiliki orang-orang disini (Viet­nam, red). Bahkan guide yang mem­bawa kami kesini membantu untuk mempromosikan lumut Suliki, ikut berbesar hati. Namun sayang sekali saya tidak membawa banyak, saya sangat berkeinginan untuk mema­sarkanya disini,” tambahnya.

Baca Juga : "Pantun Cerewet" Doni Monardo untuk Sadarkan Masyarakat

Ketika hal ini disampaikan kepada Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Batu Lumuik Suli­ki-Khairul Afit, ia mengakui, sudah mendengarkan banyak masukan. Termasuk ketika ia didesak untuk mulai mema­sarkan akik Suliki, menurut Afit, sudah dimulai. Namun ia tidak mau menjelaskan, cara apa yang dilakukannya.

“Kita sudah lakukan berba­gai terobosan, agar lumuik Suliki dapat diterima diba­nyak tempat. Termasuk di luar negeri. Kita sudah kirim ke Batam, Malaysia dan sejum­lah negara tetangga. Namun yang jelas, hasilnya tentu tidak semudah yang kita bayangkan. Tapi yang jelas, kita  sudah berbuat, “kata Khairul. (h/nto)

Baca Juga : Akhirnya, Penggunaan Vaksin Covid-19 untuk Anak-anak Disetujui

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]