Pengunjung Masih Keluhkan Juru Parkir Liar


Ahad, 03 Mei 2015 - 18:31:28 WIB
Pengunjung Masih Keluhkan Juru Parkir Liar

“Perempuan tomboi itu datang sambil menyulut ro­kok­nya dan tidak mengenakan seragam juru parkir. Lalu de­ngan nada kasar meminta sewa parkir kepada para pe­ngun­jung, termasuk pada saya dan teman-teman. Saya tidak yakin, uang yang ditagih itu masuk ke kas daerah. Kalau seperti ini terus, siapa yang mau ber­kunjung ke taman kota,” keluh Rizki.

Baca Juga : Dinkes Kota Padang Sediakan Tempat Isolasi Guna Antisipasi Lonjakan Kasus Pasca Lebaran

Hal serupa juga di­ung­kap­kan Effil (26). Ia dan 10 te­man­nya juga diminta mem­bayar sewa parkir oleh juru parkir liar di lokasi taman bundaran tersebut. “Tak m­a­salah kalau dikenakan biaya parkir di sini, tapi harus resmi. Tapi, sepertinya parkiran di sini dimanfaatkan oleh preman untuk kepentingan pribadi, terlebih sekarang sedang ma­lam minggu,” tuturnya.

Pemko Padang telah be­rusaha melakukan penertiban terhadap parkir liar di be­be­rapa lokasi wisata dan pusat keramaian, seperti penertiban di sepanjang Pantai Padang dan di beberapa ruas jalan utama di Kota Padang. Namun, pe­nertiban itu terkesan hanya bersifat musiman dan tidak berkelanjutan.

Baca Juga : Padang Aktifkan Kembali Kampung Nelayan untuk Tempat Karantina Covid-19

Pantauan Haluan di se­pan­jang Pantai Padang, Minggu (3/5), terlihat beberapa juru par­kir masih membandel dengan tidak mengenakan seragam resmi juru parkir Kota Padang. Padahal sudah terjalin ke­se­pakatan antar juru parkir dan Pemko Padang, soal kewajiban menggenakan seragam juru parkir saat bekerja.

Begitu pula yang terlihat di beberapa ruas jalan utama lainnya, seperti di Jalan Khatib Sulaiman dan Jalan Dr. Su­tomo, di mana masih banyak mobil yang parkir liar di badan jalan, bahkan ada juru parkir liar yang memanfaatkan hal itu untuk menangguk uang.

Kepala Dinas Per­hu­bung­an Komunikasi dan Infor­masi (Dishub Kominfo) Kota Pa­dang, Rudy Rinaldy ketika dihubungi Haluan menga­takan, untuk persoalan parkir di lokasi wisata sepenuhnya di bawah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Padang. Se­dang­kan untuk parkir liar di sepanjangan jalan utama Kota Padang, sudah dilakukan pe­ne­r­tiban meskipun belum setiap waktu.

“Untuk warga yang sering parkir liar di tepi jalan utama itu, kita sudah sering lakukan penertiban, sebelumnya per­kantoran yang ada di sana juga sudah kita surati. Tapi, sejauh ini kesadaran masyarakat soal ini memang belum se­penuh­nya bagus,” ucap Rudy. (h/mg-isq)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]