Kubu Ical Kecewa dengan KPU


Ahad, 03 Mei 2015 - 18:35:52 WIB

Selain itu dalam PKPU disebutkan untuk parpol yang masih bersengketa maka me­nunggu putusan pengadilan yang incraht atau memiliki kekuatan hukum yang tetap dan mengikat. Kalaupun kubu yang bertikai islah maka juga harus didaf­tarkan hasilnya ke Kemenkum HAM.

Ketua Komisi II DPR RI, Rambe Kamarul Zaman, yang be­rasal dari Golkar kubu Abu­rizal Bakrie pun mengatakan bahwa PKPU belum me­nga­komodir rekomendasi Komisi II DPR RI. Terutama pada soal bila­mana partai yang me­nga­lami dualisme ke­pengurusan belum kunjung islah.

“Memang yang belum dila­kukan sepenuhnya itu adalah soal kalau tidak islah. Juga kalau tidak incraht, itu yang belum diako­modir. Satu poin itu,” ucap Rambe Kamarul Zaman, Minggu (3/5) saat dihubungi di Jakarta.

Rambe ingin KPU me­nga­komodasi rekomendasi Ko­misi II DPR bahwa KPU mem­per­timbangkan putusan pe­ngadilan yang terakhir. Jika ini dilakukan maka Golkar kubu Ical yang akan bisa men­ca­lonkan di pilka­da. Se­men­tara jika tidak di­akomodasi maka Golkar tidak bisa me­ngajukan calon.

Menurut Rambe, KPU seha­rusnya menghargai ke­pe­ngu­rusan yang merupakan pe­serta Pemilu tahun lalu. Sebab, tegas Rambe, pe­ngu­rusan ini telah memiliki se­jumlah kursi di legislatif da­erah-daerah.

“Saya kira, partai politik peserta pemilu tahun 2014 harus dihargai. Kalau nggak, di­hitung kursinya. Orang un­tuk menjabat, untuk men­ca­lonkan, itu diperhitungkan dari kursi yang diperoleh di DPRD,” ungkap dia.

“Ada syarat 20 persen kursi. Bagaimana kalau partainya tidak dihitung,” kata Rambe lagi retoris. Dengan alasan tidak me­ngakomodasi rekomendasi Komisi II DPR, kata Rambe, hari ini (4/5) pihak Komisi II DPR RI akan mengundang KPU untuk rapat lagi terkait PKPU ini.

“Besok kan ada rapat, me­ngundang mereka, akan kita bi­carakan,” pungkasnya.

Sementara itu, Pakar Hu­kum Tata Negara dari U­ni­versitas Parahyangan Ban­dung, Asep Warlan Yusuf  me­nga­takan, KPU tidak perlu kha­watir dengan Partai Gol­kar, jika tidak ikut sebagai partai peserta Pilkada serentak 2015. Sebab, hal itu sebagai pelajaran berhar­ga bagi setiap partai yang bertikai.

Menurutnya, Partai Golkar akan terancam tidak mengikuti Pilkada serentak sepanjang pro­ses hukum di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) tidak berkekuatan hukum tetap.

“Ini pelajaran berharga bagi Golkar. Harus ada hukuman bagi partai (Golkar) yang ber­tikai, itu resiko,” kata Asep.

Asep mengatakan, KPU sudah tepat dan mengacu Un­dang-Undang (UU) dalam me­mutuskan peraturan terkait partai peserta Pilkada serentak 2015. Hal itu, kata Asep, pela­jaran bagi para elite partai yang melanggar sistem de­mokrasi di tanah air. “KPU tidak usah khawatir dan takut, karena mereka partai besar. Harus mengacu kepada UU. Kita mau membangun demokrasi yang berkeadaban, dengan moral dan etika. Jadi elite betul yang merusak de­mokrasi itu sendiri,” tegas Asep. (h/rol/inl)





Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 18 Juni 2019 - 16:44:01 WIB

    Kuasa Hukum KPU Sebut Kubu Prabowo Giring Wacana MK Tak Adil

    Kuasa Hukum KPU Sebut Kubu Prabowo Giring Wacana MK Tak Adil JAKARTA, HARIANHALUAN - Kuasa hukum Komisi Pemilihan Umum (KPU), Ali Nurdin menyindir ucapan tim kuasa hukum pasangan calon presiden Prabowo Subianto - Sandiaga Uni yang meminta Mahkamah Konstitusi tidak menjadi Mahkamah Kalk.
  • Rabu, 26 September 2018 - 20:43:40 WIB
    BAWASLU DIMINTA BERTINDAK

    Soal Video Bupati Pessel, Kubu Prabowo: Jangan Memancing Kisruh

    Soal Video Bupati Pessel, Kubu Prabowo: Jangan Memancing Kisruh Terkaitt videonya yang beredar, Hendrajoni belum memberikan penjelasan secara panjang lebar. Hendrajoni belum menjelaskan di mana dan kapan kegiatan penyerangan bantuan tersebut berlangsung.  Namun, ia membantah bantuan ters.
  • Jumat, 14 September 2018 - 15:48:14 WIB

    Gegara Mayat Masuk DPT, Bawaslu  Jambi Verifikasi ke Kuburan

    Gegara Mayat Masuk DPT, Bawaslu  Jambi Verifikasi ke Kuburan JAMBI, HARIANHALUAN,COM-Ini bukan pelaksanaan ziarah biasa.Namun kedatangan Tim  Bawaslu Jambi siang ini ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Muaro Bungo, Jambi punya tujuan spesial demi terwujudnya Pemilu berkualitas..
  • Rabu, 05 April 2017 - 12:17:33 WIB

    Martias Nyebrang ke Kubu Djan Faridz

    Martias Nyebrang ke Kubu Djan Faridz PADANG, HALUAN- Mantan Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sumbar versi Romahurmuziy (Romi), Martias Tanjung menegaskan, pasca keluarnya putusan Mahkamah Agung (MA) RI No. 601 K/Pdt.Sus-Parpo.
  • Jumat, 17 Februari 2017 - 07:50:07 WIB

    Siang ini, Kubu Suwandel Akan Datangi Panwas Payakumbuh

    Siang ini, Kubu Suwandel Akan Datangi Panwas Payakumbuh PAYAKUMBUH, HALUAN – Kubu Suwandel berencana akan mendatangi Panwas Koto Payakumbuh karena merasa terintimidasi oleh KPU dan Tim Sukses F-WIN. Mereka mempersiapkan diri untuk datang ke Panwas usai shalat Jumat, hari ini..
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM