ONH Indonesia Lebih Rendah dari ONH Malaysia


Ahad, 03 Mei 2015 - 18:36:51 WIB
ONH Indonesia Lebih Rendah dari ONH Malaysia

Saleh menuturkaný jika selama ini ongkos haji Malaysia dinilai paling murah di kawa­san ini, untuk tahun 2015 ongkos haji Indonesia dipas­tikan paling murah di antara negara-negara tetangga. Seba­gai perbandingan, tahun lalu, ongkos haji paling murah di Singapura adalah 6990 Dollar dan tertinggi 13.650 Dollar. Itu artinya sama dengan antara Rp67-131 juta. Sementara itu, kementerian agama Brunei Darussalam baru-baru ini telah menetapkan besaran ongkos haji antara 8000 - 15.000 Dollar Brunei. Itu artinya, tahun 2015 ini ongkos haji termurah di Brunei adalah Rp 78.216.000 dan termahal ada­lah Rp146.655.000.

Baca Juga : AHY Cs Absen di Sidang Mediasi Pertama, Kubu Moeldoko: Lecehkan Pengadilan

“Penetapan ongkos haji di Singapura dan Brunei berbeda dengan di Indonesia. Mungkin karena jamaahnya sedikit, penyelenggaraan haji tidak serumit di Indonesia. Penye­lenggaraan haji di Singapura dikelola oleh MUIS (Majelis Ugama Islam Singapura), se­men­tara di Brunei, dikelola oleh Kementerian Urusan Agama,” kata Politisi PAN itu.

“Bedanya, penetapan ong­kos haji diserahkan pada biro-biro perjalanan haji. Yang dikontrol adalah bahwa besa­ran ongkos haji tidak boleh lebih dari batas yang ditetap­kan oleh pemerintah. Karena itu, wajar jika ongkos hajinya berbeda-beda. Kira-kira kalau dibandingkan dengan Indo­nesia, BPIH Plus beda dengan BPIH Reguler,” tambahnya.

Baca Juga : Partai Golkar Satu Suara Usung Airlangga Hartarto Jadi Capres

Menurut Saleh, tahun de­pan, besaran BPIH bisa lebih diefisienkan lagi. Pasalnya, sesuai dengan amanat UU Pengelolaan Keuangan Haji, tahun depan mestinya sudah terbentuk BPKH (Badan Pengelola Keuangan Haji). Melalui badan ini, pengelolaan dan pemanfaatan dana haji bisa semakin maksimal dan ter­buka. Badan ini diharapkan dapat berfungsi seperti lem­baga Tabung Haji Malaysia.

“Kalau BPKH telah diben­tuk, lembaga itu tentu me­miliki kewenangan penuh mengelola keuangan haji. Ter­masuk di antaranya meng­investasikannya sehingga me­nam­bah manfaat bagi para jamaah haji. Tabung haji, prin­sipnya juga begitu. Mereka menginvestasikan uang ja­maah ke berbagai bidang, ter­masuk perbankan, perke­bu­nan, perhotelan, dan sektor-sektor lain yang pasti menda­tangkan keuntungan. Nah, ke­un­tungannya itulah yang di­bagi kepada jamaah. Setiap tahun, tabung haji membagi profitnya kepada para jamaah dengan mengurangi beban ongkos haji mereka. Ada juga manfaat-manfaat lain yang diperoleh, seperti untuk kegia­tan dakwah, memakmurkan mesjid, pelatihan guru, dan lain-lain,” jelasnya. (h/trn)


Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]