Basko: MK-FB Terkuat Pimpin Sumbar


Ahad, 03 Mei 2015 - 18:45:30 WIB
Basko: MK-FB Terkuat Pimpin Sumbar

PADANG,HALUAN — Tokoh masyarakat Sumbar H Basrizal Koto menilai, Muslim Kasim (MK) jika berpasangan dengan Fauzi Bahar (FB) akan menjadi kan­didat terkuat me­mimpin Su­matera Barat periode 2015-2020.

“Seperti yang diekspos oleh be­r­bagai lembaga sur­vei sebelumnya, MK adalah calon terkuat yang bisa mengalahkan IP. Di­pa­sangkan dengan Shadiq atau calon lain, MK kuat. Apalagi ka­lau dipasangkan dengan FB, peluang pasangan ini untuk me­nang, sangat besar,” kata Basrizal Koto di Padang, Jumat (1/5).

Baca Juga : Batang Arau Disiapkan untuk Berlabuhnya KRI Dewa Ruci pada Festival Jalur Rempah dan Pelayaran Muhibah Budaya Tahun 2021

Basko, panggilan akrab Basrizal Koto, tergerak menang­gapi dinamika pemilihan Gubernur Sumbar sekarang ini, karena waktu Pilkada 2010 lalu, dia bersama sejumlah tokoh Sumbar pernah ‘menjodohkan’ Muslim Kasim de­ngan Fauzi Bahar di Hotel Mulia, Jakarta. Waktu itu FB sebagai calon gubernur dan MK sebagai cawagub.

“Awalnya sudah deal, tapi men­jelang akan mendaftar ke KPU, Fauzi karena sesuatu pertimbangan, akhirnya memilih berpasangan dengan calon lain. Di detik-detik terakhir itulah, kami mengontak Irwan Prayitno dan menawarkan untuk maju sebagai cagub periode 2010-2015 berpasangan dengan MK. Seperti diketahui, pasangan IP-MK akhirnya menang,” kata Basko.

Baca Juga : Geledah Kamar Hunian, Petugas Lapas Klas II B Padang Temukan Sajam

Menurut Basko, kekuatan MK itu, selain berpengalaman dan sudah teruji sebagai pemimpin, adalah kemampuannya membangun komu­nikasi dengan seluruh kalangan, baik di daerah maupun yang di rantau.

“Pak Muslim itu orangnya hangat dan mau mendengar. Beliau bisa diterima semua orang. Kalau  masya­rakat Padang Pariaman, saya yakin, insya Allah, pasti bulat suaranya untuk Pak Muslim,” ujar Basko.

Baca Juga : Resmikan Surau Papan Palinggam Padang, Gubernur: Mari Ciptakan Pemimpin Masa Datang

Sementara kelebihan Fauzi Ba­har yang diamati Basko adalah semangat dan daya juangnya yang tinggi. Dia tipe pemimpin yang total dan tidak mau setengah-setengah. Jika MK-FB berpasangan, dua ke­kua­tan terbaik mereka, menurut Bas­ko akan ber­padu dan bisa men­jadi energi untuk menggerakkan Sum­bar yang jauh lebih baik ke depan.

Masih Dinamis

Baca Juga : Cara Mengatasi Bau Mulut, Banyak Minum Air Putih saat Berbuka

Bagi sebagian kalangan, dina­mika perpolitikan Sumbar men­jelang pemilihan kepala daerah (pilkada) Sumbar atau  pemilihan gubernur (pilgub) Sumbar 9 Desem­ber 2015, semakin menarik dicer­mati. Tidak hanya langkah dan per­ge­rakkan kandidat yang diamati, geliat di internal partai yang akan me­mu­tuskan siapa jagoan yang bakal diusung, juga tak lepas dari perhatian.

Sejumlah hasil lembaga survei dan pengamat, sampai sekarang menyimpulkan, situasi perpolitikan masih dinamis, cair dan belum ada yang final. Baik itu tentang siapa dan jumlah kandidat yang akan tampil, maupun komposisi pasangan dan peluang dari masing-masing calon.

Calon yang muncul ke publik, baik dengan tampil di baliho mau­pun di media massa antara lain sang petahana Irwan Prayitno (IP), Mus­lim Kasim (MK), Shadiq Pasa­digoe (SP), Fauzi Bahar (FB), Epiyardi Asda (EP), Nasrul Abit (NA), Syamsu Rahim (SR), Hendra Irwan Rahim (HIR), Mulyadi (M), Baha­ruddin (B) dan Taslim (T).

Bupati Pessel dua periode Nasrul Abit dan  Bupati Pasaman Barat Baharuddin, secara terbuka ke publik mengungkapkan, target mere­ka adalah untuk menjadi Sumbar 2 alias wakil gubernur. Sementara calon yang lain di luar incumbent IP dan MK, masih mengukur dan meng­hitung-hitung posisi dan peluang.

Spektrum Politika, sebuah lem­baga survei pernah merilis, bahwa dari sejumlah nama kandidat calon gubernur atau calon wakil gubernur Sumbar yang muncul hingga saat ini seperti Irwan Prayitno (IP), Muslim Kasim (MK), Fauzi Bahar (FB), Shadiq Pasadigoe (SP) dan lainnya, semuanya berpeluang untuk menang.

“Masing-masing calon punya kelebihan, dan semua mereka punya peluang untuk menang, dengan syarat, mereka bekerja maksimal,” kata Asrinaldi, pengamat politik yang juga peneliti Spektrum Politika.

Dari hasil simulasi elektabilitas calon Gubernur Sumbar yang dirilis Spektrum Politika, posisi IP masih teratas lalu diikuti MK, SP dan FB. Hasil survei yang menggunakan metodologi multistage random sam­pling dengan melibatkan 1.200 res­pon­den yang tersebar di 12 kabu­paten/kota se-Sumbar itu, juga ter­ungkap, bahwa MK adalah kan­di­dat paling berpotensi mengalahkan IP.

Kepada Haluan, Asrinaldi wak­tu itu mengatakan, pada prinsipnya survei merupakan proses iden­tifikasi dan pemetaan dari persepsi masyarakat terhadap bakal calon, sekaligus mengakomodasi berbagai harapan dan aspirasi mereka terha­d­ap pemimpin Sumbar ke depan.

“Hasil berupa angka-angka yang dirilis setiap lembaga survei itu bersifat dinamis. Apapun hasilnya, setidaknya bisa menjadi pedoman bagi masing-masing calon. Namun di sisi lain, para kandidat juga harus tetap mewaspadainya. Karena bisa saja lembaga dan hasil survey yang dirilisnya, adalah setingan dari calon tertentu,” kata Asrinaldi. (h/rk/yan)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]