Sekdakab Solok M Saleh: Pendidikan Bukan Hanya untuk Cari Kerja


Senin, 04 Mei 2015 - 18:52:06 WIB
Sekdakab Solok M Saleh: Pendidikan Bukan Hanya untuk Cari Kerja

Hal itu diungkapkan Sekdakab Solok M Saleh saat upacara Hardiknas di GOR Batu Tupang, Jumat (2/5).

Baca Juga : Terapkan Prokes Ketat, Pesantren Ramadan Kembali Digelar Pemko Padang Panjang

“Indonesia adalah negeri penuh berkah, di tanah ini setancapan ranting bisa tumbuh menjadi pohon yang rindang, alamnya subur, kekayaan laut melimpah, ada mineral, minyak, gas, hutan, dan semua deretan kekayaam alam itu bisa mendatangkan manfaat lebih, apabila ditangani oleh manusia Indonesia yang terdidik dan tercerahkan,” kata M Saleh.

Dikatakannya, konsep pendidikan yang dirancang saat ini tidak bisa dipungkiri tampak belum jelas ke mana arah yang ingin dibawa. Pendidikan sekarang masih sering diasumsikan sebatas sarana untuk mendapatkan  pekerjaan.

Baca Juga : Syuir Syam: Pembangunan Masih Jauh Tertinggal, Perlu Kolaborasi Bangun Sumbar

Tak heran pendidikan seperti itu pun dipahami sebagai kegiatan yang sifatnya rutinitas tanpa membawa pesan makna edukasi  berarti ke depan. Sementara harapan besarnya, melalui proses pen­didikan itu nantinya diha­rapkan mampu mewujudkan manusia-manusia Indonesia yang cerdas seutuhnya.

UU No. 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pasal 3 sebenarnya sudah menjelaskan bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak juga peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa serta bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif dan  mandiri.

Baca Juga : Hadapi Lebaran, TSR VII Kabupaten Dharmasraya Ajak Masyarakat Bijak

Berdasarkan Undang-undang itu, jelas tujuan pendidikan bukan untuk men­cari pekerjaan, melainkan  menciptakan manusia yang terdidik dan tercerahkan. Terdidik saja belum cukup, karena banyak ditemukan kaum terdidik melakukan perbuatan yang merugikan negara, seperti perbuatan korupsi.

Korupsi yang dilakukan kaum terdidik justru telah menjadikan Indonesia yang dahulunya besar menjadi kerdil dan masyarakatnya mengalami dekadensi moral yang sangat mem­prihatinkan.

Baca Juga : Kukuhkan Guru Besar, Gubernur Apresiasi PNP yang Peduli Tingkatkan Teknologi Pertanian Masyarakat

Kaum terdidik yang tak tercerahkan, kini bahkan ada juga yang tumbuh menjadi kanibal. Kaum terdidik itu menjadikan pendidikan sebagai suatu komoditas.

Kaum terdidik yang semestinya menjadi pe­nanggung jawab maju atau mundurnya pendidikan, justru menjadikan pendidikan sebagai lahan bisnis untuk mendapatkan keuntungan pribadi.

“Para kanibal pendidikan itu merasa telah memajukan dunia pendidikan, padahal tanpa sadar, mereka telah merusak kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia,” tukas M Saleh.(h/eri)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]