Lukisan Asli Affandi Dilelang di Hongkong


Senin, 04 Mei 2015 - 19:13:06 WIB
Lukisan Asli Affandi Dilelang di Hongkong

Kanit I Subdit Kamneg Polda Metro Jaya Kompol Imran Gultom menjelaskan, pihak kepolisian telah me­meriksa sejumlah saksi-saksi terkait raibnya lukisan ber­judul ‘Self Portrait and His Pipe’ itu. Pihak korban me­laporkan pen­curian itu pada Mei 2014, setelah anak kor­ban, Sawitri membaca di in­ternet soal lu­kisan tersebut yang laku dijual senilai 420.212 USD. “Kami sudah memanggil saksi ahli yang tahu soal lukisan Affandi ini, yakni cucu Affandi bernama Selarti Venetsia,” ujar Gultom.

Baca Juga : Daftarkan Logo Partai atas Nama SBY, Ketua DPC PD Dharmasraya: Cegah Penyalahgunaan oleh Pihak Lain

Berdasarkan keterangan Se­larti, lukisan yang dimiliki oleh Widjaja saat ini adalah palsu. Ada banyak perbedaan antara lukisan karya Affandi yang asli dengan yang palsu. “Kalau yang asli itu, warna merah pada bagian kepala Affandi itu lebih domi­nan, sedangkan yang palsu malah tidak terlihat warna me­rah­nya,” ungkapnya.

Ia menduga, pelaku pen­curian meminta pelukis lain untuk membuat lukisan re­plika karya Affandi tersebut. Kemudian pelaku mengganti lukisan yang asli dengan yang palsu. Selain masalah warna, perbedaan mencolok lainnya terlihat dari pipa yang dipe­gang Affandi. Jika lukisan asli posisi pipa ada di sebelah kanan, maka pada lukisan palsu ada di sebelah kiri. “Kemudian dari tahun pem­buatannya, yang palsu ditulis Agustus 1979, sedangkan yang asli tahun 1974,” tuturnya.

Baca Juga : DPC Partai Demokrat Dharmasraya Sampaikan Surat Pengaduan dan Perlindungan Hukum ke Polres Setempat

Perbedaan lainnya juga ter­lihat dari kanvas yang digu­nakan pada lukisan palsu. “Menurut cucu Affandi, lu­kisan asli pakai kanvas yang diproduksi sendiri oleh Affan­di, sementara yang palsu sudah pabrikan punya,” imbuhnya. “Kemudian Affandi melukis lukisan itu katanya pakai ta­ngannya sendiri, kalau yang palsu ini pakai kuas,” tam­bahnya.

Laksmi melalui suaminya, Emir Soendoro, telah me­laporkan hilangnya lukisan asli tersebut. Lukisan tersebut sejatinya adalah milik Menko Ekuin era Presiden Soeharto, Prof Widjojo Nitisastro.

Baca Juga : Terjun ke Politik, Athari Gauthi Ardi: Ingin Kampung Seperti Jakarta

Lukisan tersebut dulu dibe­li almarhum ketika ber­kunjung ke Yogyakarta tahun 1975 silam. Laksmi tahu betul ketika almarhum ayahnya membeli lukisan tersebut langsung dari tangan Affandi ketika dirinya berusia 20 tahun. (h/dtc)

BERITA TERKINI Index »

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]