2 Eks Pejabat Sumbar Jadi Petinggi Kemen PU


Selasa, 05 Mei 2015 - 18:44:58 WIB
2 Eks Pejabat Sumbar Jadi Petinggi Kemen PU

Kedua mantan pejabat Sum­bar itu dilantik oleh Men­teri PUPR Basuki Hadimul­yono bersama pejabat eselon I Kementerian PUPR lainnya di Kantor Kementerian PUPR Jalan Pattimura No.20, Keba­yoran Baru Jakarta Selatan, Selasa (5/5).

Baca Juga : Irawati Meuraksa Serahkan Donasi Spensa Peduli di SMP Negeri 1 Padang

Pergatian pejabat eselon I Kementerian PUPR itu mela­lui surat Keputusan Presiden RI Nomor: 42/M Tahun 2015 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari Dalam Ja­ba­tan Struktural Eselon I di Lingkungan Kementerian PUPR. Selanjutnya Menteri PUPR Basuki Hadimulyono memberhentikan dan me­ngangkat serta memimpin pengambilan sumpah Pejabat Eselon I Kementrian PUPR.

Pejabat eselon satu yang baru dilantik adalah Ir Taufik Widjoyono, MSc sebagai Sek­re­taris Jenderal, Dr Rildo Ananda Anwar, SH, MH seba­gai Inspektur Jenderal, Ir Mu­djiadi, MSc sebagai Direktur Sumber Daya Air, Ir H He­diyanto W Husaini, MSCE, MSi sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga dan Dr Ir Andreas Suhono, MSc sebagai Di­rektur Jenderal Cipta Karya.

Baca Juga : Cegah Penularan Covid-19, Lapas Padang Lakukan Penyemprotan Desinfektan

Kemudian, Ir Yusid Toyib, MEng sebagai Direktur Jenderal Bina Konstruksi, Dr Maurin Sitorus, SH sebagai Direktur Jenderal Pem­biayaan Perumahan, Dr Ir H Syarif Burhanuddin, MEng sebagai Direk­tur Jenderal Penyediaan Peru­ma­han, Dr Ir Achmad Hermanto Dar­dak, MSc sebagai Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wila­yah, dan Dr Ir Arie Setiadi Moer­wanto, MSc sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan.

Prof Dr Ir Anita Firmanti Eko Susetyowati, MT sebagai Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Ir H Khalawi Abdul Ha­mid, MSc, MM sebagai Staf Ahli Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan, Ir.Danis Hidayat Suma­dilaga, MEng sebagai Staf Ahli Bidang Keterpaduan Pembangunan, dan Ir Rido Matari Ichwan, MCP sebagai Staf Ahli Bi­dang Ekonomi dan Investasi.

Terakhir, dua staf ahli yakni Dr Ir Lana Winayanti, MCP sebagai Staf Ahli Bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat dan Ir Mirna Amin, MT sebagai Staf Ahli Bidang Hubungan Antar Lembaga, Ke­menterian PUPR.

Menteri PUPR Basuki Hadi­mulyo mengatakan bahwa Pelanti­kan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya (eselon I.a dan I.b) saat ini meru­pakan awal pengisian pejabat-pejabat struktural dengan cara seleksi terbuka.

Pengisi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (eselon II), Pejabat Admi­nistrator (eselon III), dan Pejabat Pengawas (eselon IV) akan segera dilakukan dengan memper­timbang­kan hasil penilaian kompetensi (assessment test) dan penelusuran rekam jejak (track record).

Bersama dengan proses pene­tapan pejabat-pejabat struktural tersebut, pengangkatan kepala sa­tuan Kerja dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sebagian besar telah ditetapkan dan diharapkan segera menyelesaikan program kerja dengan alokasi anggaran sebesar Rp118,54 triliun dalam waktu yang tersisa kurang dari delapan bulan untuk tahun 2015 ini.

“Sasaran tahun 2015 utamanya adalah pelayanan arus mudik, pe­nye­lesaian waduk dan rehabilitasi irigasi, pemenuhan kebutuhan dasar air minum dan dimulainya program pembangunan satu juta rumah,” ujarnya, Selasa (5/5).

Tugas yang dicanangkan dalam program-program strategis tersebut memerlukan dukungan semua kom­ponen baik Para Pejabat Pimpinan Tinggi (eselon I dan II) maupun Pejabat Administrasi (Eselon III, IV dan Pelaksana) mengingat kita sudah kehilangan waktu kurang lebih 4 bulan pada tahun anggaran 2015 ini.

“2015 selesai seluruh proyek nasional di seluruh Indonesia, dan ini kita kebut sesuai perintah Presi­den,” tambah Hediyanto W Husaini sebagai Direktur Bina Marga.

Berkiprah di Sumbar

Hediyanto menamatkan sekolah mulai dari SD sampai SMA di Padang sebelum melanjutkan kuliah di ITB. Hediyanto lama berkarir di lingkungan PU Sumbar. Mulai dari Kepala Seksi Jalan Dinas PU Sum­bar, kasubdin Bina Program Dinas PU Sumbar, Kepala Dinas PU Bina Marga Sumbar, Kepala Dinas Prasa­rana Jalan Sumbar. Tugas-tugas tersebut diembannya sejak 1990 sampai 2006.

Selanjutnya Hediyanto dipercaya oleh Gubernur Gamawan Fauzi menjadi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumbar. Setahun kemudian Hedi­yanto ditarik ke pusat menjadi  Direktur Jalan & Jembatan Wilayah Barat Ditjen Bina Marga Depar­temen PU, kemudian menjadi Kepa­la Pusat Kajian Strategis Setjen Kementerian PU dan Kepala Badan Pembinaan Konstruksi Kemen­terian PU dan kini dipercaya men­jadi Dirjen Bina Marga.

Sementara itu, Khalawi juga sangat dikenal di Sumbar. Dia lama menjadi Kepala Dinas PU Pesisir Selatan, kemudian menjadi Kepala Dinas PSDA Sumbar sebelum dita­rik ke Jakarta. (h/rio/met)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]