Kontingen SD Al-Azhar Wakili Kota Bukittinggi


Rabu, 06 Mei 2015 - 19:03:50 WIB
Kontingen SD Al-Azhar Wakili Kota Bukittinggi

Menariknya, dari 70 atlet yang diutus tersebut, tiga atlet di­an­taranya adalah Anak Ber­kebutuhan Khusus (ABK) atau peyandang disabilitas, diantaranya adalah penderita tu­na­daksa (cacat tubuh), tuna­laras (mengalami hambatan dalam mengendalikan emosi dan kontrol sosial) serta me­nga­lami autis (kelainan per­kembangan pada sistem saraf).

Baca Juga : Mahasiswa Demo Pemkab Pasaman Barat Tuntut Usut Polemik RS Ujung Gading

Kepala SD Al-Azhar Bu­kittinggi Gantino Habibi bera­lasan, SD Al-Azhar sebagai sekolah inklusi yang pernah mendapatkan penghargaan dari menteri tetap ber­ko­mit­men untuk melibatkan sis­wanya yang tergolong ABK dalam setiap kegiatan apapun, tak terkecuali dalam per­lom­baan drum band tingkat na­sional ini.

Gantino Habibi menilai, keikutsertaan ABK dalam pertandingan itu merupakan suatu nilai plus bagi SD Al-Azhar, karena bisa saja kon­tingen dari daerah lainnya se-Indonesia tidak melibatkan ABK. Memang, pertandingan itu bukanlah dikhususkan bagi anak penyandang disabilitas, namun Gantino Habibi me­yakinkan bahwa mereka me­miliki kemampuan khusus yang tak kalah dengan anak normal lainnya.

Baca Juga : Berkah Ramadan, Keluarga Besar ProKP Santuni Anak Yatim

“Mungkin bagi masyarakat awam meragukan kemampuan anak-anak difabel atau ABK itu, karena takut mengganggu jalannya pertandingan, karena dinilai tidak akan mampu mengikuti aktivitas anak nor­mal. Disini kami ingin meru­bah mindset masyarakat awam, bahwa anak difabel atau ABK itu juga mampu dibina, dilatih dan bekerjasama de­ngan anak normal. Bakat me­reka juga sangat bagus,” ujar Gantino Habibi.

Gantino Habibi juga sangat optimis kontingennya bisa masuk dalam tiga besar, meski pesaingnya boleh dikatakan banyak yang bertaraf nasional, bahkan ada yang bertaraf inter­nasional. Keyakinan itu dida­sari dari kemampuan tiga pe­latih yang didatangkan khu­sus dari Medan, yang sudah ber­pengalaman dalam membawa tim yang diasuhnya menuju juara dalam berbagai per­tan­dingan.

“Selama tiga bulan kon­tingan kami dilatih secara intens oleh pelatih yang me­miliki kualifikasi yang hebat di tingkat nasional. Bahkan diantara pelatih kami ini, pernah membawa kontingen Louksmawe menjadi juara lomba drum band tingkat Asia Tenggara. Kemampuan pelatih ini menambah keyakinan ka­mi untuk bisa masuk dalam tiga besar,” tambah Gantino Habibi.

Sementara itu, Ketua Per­satuan Drum Band Indonesia (PDBI) Kota Bukittinggi M. Nur Idris menjelaskan, kon­tingen drum band dari SD Al-Azhar sengaja dipilih untuk mewakili Bukittinggi, karena telah melakukan persiapan yang matang yang dilatih oleh pelatih handal. Selain itu, kontingen drum band SD Al-Azhar dipilih karena sering menjuarai berbagai iven drum band yang digelar Kota Bu­kittinggi.

“Kontingen drum band SD Al-Azhar ini layak untuk me­ngikuti pertandingan itu. Kami sangat mengapresiasi atas upaya dan perjuangan dari SD Al-Azhar, dan dalam per­tan­dingan itu kami berharap kontingen SD Al-Azhar mam­pu mengharumkan nama Bu­kit­tinggi di kancah na­sional,” tutur M. Nur Idris. (h/wan)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]