WNI Jemaah Umrah Ditahan di Brunei


Rabu, 06 Mei 2015 - 19:12:34 WIB
WNI Jemaah Umrah Ditahan di Brunei

Menurut dia, berdasarkan keterangan yang dihimpun dari KBRI di Bandar Seri Begawan, pihak Kepolisian Brunei se­belumnya menahan tiga WNI, karena ketiga orang itu diduga membawa barang-barang yang mencurigakan dan dinilai ber­bahaya.

Baca Juga : AHY Cs Absen di Sidang Mediasi Pertama, Kubu Moeldoko: Lecehkan Pengadilan

Ketiga WNI tersebut dalam perjalanan dari Surabaya me­nuju Jeddah, Arab saudi, untuk melaksanakan ibadah umrah menggunakan pesawat Royal Brunei Airlines. Berdasarkan informasi terakhir yang di­dapat dari KBRI di Bandar Seri Begawan, dua orang WNI sudah dibebaskan dan kembali melanjutkan perjalanan, se­mentara satu WNI lainya ma­sih ditahan.

Kapolda Jatim Irjen Pol Anas Yusuf membenarkan bahwa Kepolisian Brunei Da­russalam telah mencekal se­orang WNI asal Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Jawa Timur, yakni Rustawi Tomo, untuk menunaikan um­rah, karena membawa bahan peledak.

Baca Juga : Partai Golkar Satu Suara Usung Airlangga Hartarto Jadi Capres

“Saya sudah menerima in­formasi itu sekitar dua hari lalu dari Densus 88/Polri dan BNPT bahwa ada seorang warga Malang yang dicekal pihak Kepolisian Brunei un­tuk umrah, karena ketahuan membawa bahan peledak,” kata Kapolda di Joglo Tribrata Mapolda Jatim, Rabu.

Rencananya, pihak Ke­polisian Brunei akan m­e­la­kukan pendalaman pe­me­rik­saan ke Jawa Timur pada Jumat (8/5). Rombongan um­rah itu berangkat pada Kamis (2/5) pukul 06.30 WIB dari Bandara Internasional Juanda, Surabaya, lalu men­darat di Bandara Brunei pada pukul 09.45 WIB.

“WNI asal Malang itu ke­tahuan membawa bahan pe­ledak, karena dia sempat hendak berpindah pesawat, lalu petugas memeriksa barang bawaannya, ternyata ada be­berapa benda mencurigakan, sehingga dia pun diperiksa oleh kepolisian setempat,” katanya.

Hasil investigasi sementara mengindikasikan bahan pe­ledak yang dibawa adalah bon­det (bahan peledak untuk ikan), namun kebenarannya masih akan didalami Ke­po­li­sian Brunei bersama Kepo­lisian RI. Selain itu, polisi juga akan mendalami temuan pe­luru di dalam koper Rustawi. (h/inl)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]