Sumbar Inflasi 0,59 Persen


Kamis, 07 Mei 2015 - 19:31:01 WIB
Sumbar Inflasi 0,59 Persen

Tercatat inflasi Kota Bukittinggi sebesar 0,77 persen dan Kota Padang sebesar 0,56 persen.

Baca Juga : Mantan Pilot AU Israel Sebut Pemerintah Negara Yahudi Tersebut adalah Penjahat Perang

Kelompok harga-harga yang diatur pemerintah (administered price) menjadi faktor utama inflasi di Sumbar. Kelompok administered price mengalami inflasi bulanan sebesar 1,44 persen.

“Kondisi tersebut merupakan dampak lanjutan dari sejumlah kebijakan pemerintah terhadap komoditas energi strategis pada bulan Maret 2015 lalu. Kenaikan harga minyak dunia dan terdepresiasinya nilai tukar rupiah selama kurun waktu April 2015 menjadi pendorong utama kenaikan komoditas kelompok administered price seperti bahan bakar minyak dan LPG 12 kg,” terang Puji.

Baca Juga : Presiden Erdogan Serukan Negara Muslim Lawan Israel

Dikatakannya, sedangkan untuk kelompok harga pangan bergejolak (volatile food) mengalami laju inflasi sebesar 0,39 persen. Kondisi pasokan bawang merah yang terbatas di beberapa wilayah di Sumatera dan terjadinya penurunan pasokan dari Jawa berimbas pada bawang merah produksi Sumbar yang diperdagangkan ke luar daerah sehingga tekanan inflasi volatile foods juga meningkat.

Dilanjutkan Puji, tekanan inflasi Sumbar pada Mei 2015 diperkirakan berlanjut akibat kenaikan harga sejumlah komoditas pangan dan berlanjutnya kebijakan komoditas energi strategis.  Belum meratanya panen dan berkurangnya produksi di sejumlah daerah penghasil di Jawa akibat curah hujan yang tinggi berdampak pada meningkatnya harga bawang merah.

Di sisi lain berakhirnya masa panen di sejumlah daerah di Jawa berpotensi mendorong terjadinya peningkatan harga cabai merah. “Sementara itu, kenaikan harga minyak dunia dan depresiasi nilai tukar rupiah berpotensi mendorong pemerintah untuk kembali menaikkan harga BBM yang semakin memperbesar tekanan inflasi,” imbuhnya.(h/mg-win)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]