Pembalakan Masih Terjadi di Lubuk Landur


Senin, 11 Mei 2015 - 19:42:34 WIB
Pembalakan Masih Terjadi di Lubuk Landur

Di sejumlah kawasan di kenagarian Aua Kuniang, Kecamatan Pasaman, katanya, ka­wasan di kenagarian Aua Kuniang hingga Nagari Koto Baru, Kecamatan Luhak Nan Duo, masih tergolong hutan lindung. Padahal perbuatan merambah hutan secara sepihak di kawasan hutan lindung jelas-jelas bertentangan dengan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Baca Juga : Dengarkan Aspirasi Masyarakat Kudu Gantiang Barat Padang Pariaman, Leonardy Harmainy: Ancaman Hama Harus Dicarikan Jalan Keluarnya

Masyarakat Nagari Aua Kuniang juga diresahkan atas aksi pembalakan hutan dengan merampas kayu-kayuan yang ada di kawasan hutan lindung itu. Sehingga jika aktivitas ilegal yang dilakukan sekelompok orang tidak bertanggungjawab itu dibiarkan begitu saja, berarti akan menjadi persoalan yang sangat merugikan masyarakat karena dapat berpotensi menimbulkan bencana longsor.

Menanggapi hal ini, Direktur Lembaga Pengawasan Daerah Republik Indonesia (LPDRI) Pasaman Barat, Burhan Sikumbang, secara terpisah menyampaikan aktivitas pem­belakan liar yang masuk kawasan hutan lindung itu harus segera dihentikan. Pihaknya menilai kalau ada pembiaran dari aparat penegak hukum, maka masyarakat yang ada di sekitar itulah yang akan menjadi tumbal dari pelaku-pelaku yang tidak bertanggung jawab tersebut.

Baca Juga : Pekan Pertama Jadi Bupati Pasaman, Benny Utama Kebut Pembangunan 

Senada dengan itu, Kepala Dinas Kehutanan Pasaman Barat, Syahnan, pada berbagai waktu dan kesempatan mengatakan, terkait adanya pembalakan liar di daerah itu sudah dilakukan tindakan. Bahkan, warga yang membawa kayu tanpa memiliki dokumen lengkap juga sering ditangkap dan diproses secara hukum. Namun, cukong besarnya sampai saat ini belum pernah ditangkap, karena sulit dibuktikan.

”Kini kami masih menunggu SK dari Ke­menterian Kehutanan tentang Tahura itu. Petugas Polhut kita masih kurang hanya tiga orang. Makanya kita akan minta petugas dari Satpol PP sebanyak 25 orang untuk diberdayakan di Dinas Kehutanan,” tambahnya. (h/gmz)

Baca Juga : Akhir Pekan Hujan Diprediksi Guyur Sejumlah Objek Wisata Sumbar 

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]