Satu Pasien RSUP M Djamil Ikuti UN Susulan


Senin, 11 Mei 2015 - 19:49:01 WIB
Satu Pasien RSUP M Djamil Ikuti UN Susulan

Berdasarkan pantauan Haluan di RSUP M. Djamil Padang, Senin (11/5), Zahra mulai mengisi lembar jawa­ban UN mata pelajaran Ba­ha­sa Indonesia dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB, yang didampingi seorang pengawas dari SMPN 2 Padang, Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 20 Padang dan beberapa pe­rawat jaga.

Baca Juga : Dukung Kemajuan Olahraga, Pemko Padang Bakal Bangun Stadion Sepak Bola Bertaraf Internasional

“Murid kelas IX di SMPN 20 Padang memang hanya Zahra, yang tidak bisa mengikuti UN nasio­nal, sehingga harus ujian su­sulan selama empat hari ke depan.

Keputusan dilaksana­kannya UN untuk Zahra, setelah perkem­bangan kon­disinya me­mung­kinkan un­tuk men­ja­lani UN, se­dang­kan untuk pengu­muman­nya diusa­ha­kan sama de­ngan yang ujian serentak, pada 9 Juni nanti,” ucap Nitsyam Geni selaku Kepsek SMPN 20 Padang.

Baca Juga : Pemko Padang Gelar Ujian Dinas dan Ujian Penyesuaian Ijazah Bagi 150 PNS

Ia melanjutkan, selama empat hari ke depan, Zahra akan tetap melaksanakan UN di RSUP M. Djamil, karena masih dalam pera­watan dan diharuskan untuk rawat inap.

Berturut-turut Zahra akan menjalani ujian Bahasa Indonesia, Mate­matika, Ba­hasa Inggris dan Ilmu Pe­ngetahuan Alam (IPA). Se­mentara itu, yang bertindak sebagai pengawas adalah Eva Oktriyanti yang berasal dari SMPN 2 Padang.

Baca Juga : Jelang Ramadan 1442 H, ACT Lakukan Gerakan Kebaikan Tanpa Batas

Pejabat Pengelola Infor­masi dan Dokumentasi (PPID) RSUP M. Dja­mil­Gustafianof mengatakan, selama ujian berlangsung tim medis akan terus me­mantau kondisi kesehatan Zahra.

”Jika kondisinya tetap stabil, maka kami persi­lahkan Zahra ujian hingga hari terakhir. Tapi, jika kondisinya tidak baik, ter­paksa ujian berikutnya dihentikan,” terang Gus­tafianof.

Baca Juga : Pasar Murah di Padang, Banyak Diskon yang Ditawarkan

Yasmi, selaku orangtua Zahra mengatakan, mes­kipun anaknya melak­sana­kan UN susulan di rumah sakit, ia tetap berharap agar Zahra mampu meraih hasil yang baik meskipun minim persiapan sebelum ujian.

“Zahra memang belum sehat betul, tapi keingi­nannya untuk ujian susulan sangat tinggi.

Setelah ber­kon­sultasi dengan dok­ter,­ternyata dok­ter mem­boleh­kannya untuk ujian hari ini,” kata Yasmi

Sebelumnya diberitakan, dua pasien RSUP M. Djamil Padang tidak bisa mengikuti UN SMP serentak. Selain Zahra Ramadani, ada pula Safira Fitri yang merupakan siswi Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah Lubuk Alung yang menderita Epi­lepsi.

Hanya saja, Safira hingga kini belum bisa mela­kukan ujian susulan, karena kon­disinya masih belum memungkinkan. (h/mg-isq)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]