Untung Rugi Ikut Arisan


Selasa, 12 Mei 2015 - 18:34:15 WIB
Untung Rugi Ikut Arisan

Pada pertemuan perta­ma, belum ada yang menda­patkan apa-apa, karena baru “kumpul-kumpul” saja. Te­tapi, pada pertemuan perta­ma itu pulalah disepakati, apa jenis arisannya (uang atau barang), siapa saja pe­sertanya, berapa nilai yang diharapkan dari masing-masing peserta, dan dise­pakati kapan waktu untuk mengadakan rutinitas arisan tersebut.

Baca Juga : Lebaran Sebentar Lagi, Ini Cara Membuat Lontong Daun Pisang Anti Gagal

Bila pada pertemuan pertama itu dapat langsung dikumpulkan uang atau ba­rang yang disepakati, maka pada pertemuan pertama itu pula langsung diadakan pe­ngun­dian untuk menen­tu­kan siapa memperoleh akumulasi dari uang atau barang dari peserta lainnya.

Misalnya, Anda dan sem­bilan orang rekan Anda menjadi peserta arisan yang sudah sepakat untuk me­ngumpulkan masing-masing Rp 100 ribu per bulan, se­hingga total terkumpul Rp 1 juta setiap bulan. Berarti, setiap bulannya, salah satu peserta akan mendapatkan Rp 1 juta tersebut dengan cara diundi. Pada bulan berikutnya, undian dilan­jutkan untuk peserta yang belum dapat. Tentu saja, peserta yang sudah pernah mendapat undian tetap ha­rus menyetor Rp 100 ribu setiap bulan sampai 10 bu­lan, atau sampai semua pe­serta kebagian mendapat undian.

Baca Juga : Jelang Idul Fitri 1442 Hijriah, Smartfren Optimalkan Jaringan dan Beri Extra Unlimited Sahur Full Speed

Ini hanya sekadar ilus­trasi, mengambil contoh kalau yang dikumpulkan oleh peserta arisan adalah uang. Pada kenyataannya, yang dikumpulkan oleh pe­serta arisan bisa berupa barang jenis apapun tergantung kesepakatannya, seperti yang saya sebutkan tadi.

Sekarang, apa untung ruginya ikut arisan? Oke kita bahas Untungnya dulu ya?

1. Kesempatan untuk melakukan sosialisasi dan memperluas jaringan

2. Kepastian mendapat­kan uang atau barang yang jelas nilainya dalam jangka waktu tertentu

3. Dapat digunakan seba­gai sarana untuk “mema­sarkan sesuatu”.

4. Jika mendapat undian di awal periode arisan, ber­arti Anda mendapat pinja­man tanpa bunga

5. Sarana “berlatih” me­na­bung

Mari kita bahas satu per satu :

1. Kesempatan untuk melakukan sosialisasi dan memperluas jaringan

Lewat arisan Anda bisa lebih saling mengenal satu sama lain, yang tentunya membuat Anda lebih akrab dengan sesama peserta arisan. Hubungan yang lebih baik ini dapat memudahkan juga urusan-urusan Anda lainnya di luar, yang berkaitan dengan sesama peserta arisan.

Contoh, kalau Anda ikut arisan karyawan kantor di mana Anda bekerja di dalamnya, hubungan Anda dengan sesama rekan kerja Anda, baik yang di bawah (staf) maupun atasan Anda menjadi lebih baik, karena seringnya pertemuan secara tidak resmi di arisan.

Kedekatan Anda dengan peserta lainnya dalam arisan dapat dikembangkan men­jadi hubungan yang semakin baik dalam pekerjaan. Con­toh lain, khusus untuk kaum perempuan, kalau Anda ikut arisan istri-istri karyawan suatu kantor di mana suami bekerja di dalamnya, hubungan baik Anda dengan istri bos misalnya, mungkin saja memudahkan urusan suami Anda di kantornya dengan bosnya.

Mengapa arisan dapat memperluas jaringan? Ini juga bisa terjadi, kalau pe­serta arisan lainnya mem­perkenalkan Anda dengan teman atau relasinya, yang misalnya ikut diajak meng­hadiri arisan. Anda jadi tambah kenalan, yang siapa tahu berguna bagi Anda saat ini atau mungkin di masa mendatang. Apapun, dari segi sosialisasi, sangat banyak yang bisa Anda lakukan dengan menghadiri suatu arisan.

2. Kepastian menda­pat­kan uang atau barang yang jelas nilainya dalam jangka waktu tertentu

Dengan mengikuti ari­san, Anda jadi dapat mem­perkirakan, berapa waktu­ maksimal yang Anda bu­tuhkan untuk memperoleh uang atau barang dalam jumlah tertentu. Ini tentunya memudahkan Anda dalam membuat perencanaan pengeluaran Anda. Kalau kita masih melihat contoh tadi, dimana diperkirakan setiap bulan diperoleh uang Rp 1 juta, maka sudah pasti jumlah uangnya tidak akan kurang dari itu, dan wak­tunya, walaupun bervariasi antara 1 sampai 10 bulan. Kalau Anda ingin beli se­buah gaun dengan uang tadi, sudah jelas perkiraan waktunya. Syukur-syukur Anda dapat di awal arisan atau bulan pertama, yang berarti Anda seperti dapat pinjaman, tetapi untuk mem­bayar pinjaman terse­but Anda tidak dikenakan bunga. Kalaupun Anda da­pat di akhir periode arisan, misal 10 bulan, ini berarti Anda seperti menabung (wa­laupun tidak dapat bunga). Dan siapa tahu, pada bulan ke-10, gaun itu sedang diob­ral oleh penjualnya? Berarti harganya turun dong? (tetapi jangan lupa juga, bisa saja harganya justru sedang naik, ini berarti Anda tidak mendapatkan keuntungan)

3. Dapat digunakan seba­gai sarana untuk “mema­sarkan sesuatu”

Kalau Anda hobi punya barang-barang yang bisa Anda jual, coba bawa barang itu pada saat arisan. Siapa tahu, peserta arisan yang lain tertarik untuk membelinya. Ini adalah cara pemasaran yang cukup menarik, karena mungkin saja ada faktor “sungkan” dari peserta ari­san sehingga membeli ba­rang Anda.

Ingat lo, itu hanya mungkin, artinya belum pasti, dan kalaupun ada rasa sungkan itupun jangan sam­pai kita manfaatkan secara berlebihan. Lama-lama, dari sungkan jadi “sebel”.

Begitu juga kalau kita punya keahlian, buatlah ke­ah­ian kita diketahui peserta arisan lainnya, siapa tahu mereka tertarik memakai jasa kita. Contoh, kalau kita bisa mengajari bahasa Ing­gris untuk anak-anak, siapa tahu kita diminta mengajari anak-anak dari peserta ari­san tersebut.

4. Jika mendapat undian di awal periode arisan, ber­arti Anda mendapat pinja­man tanpa bunga

Nah, kalau ini termasuk jenis keuntungan yang tidak pasti, karena namanya un­dian, Anda tidak tahu kapan akan mendapatkannya, di awal, tengah, atau akhir periode arisan. Tapi, kalau Anda mendapatkannya di awal, ini lebih mengun­tungkan dibanding pinjam uang dari bank misalnya, atau pihak manapun yang biasanya meminta pengem­balian berupa bunga.

5. Sarana “berlatih” me­na­bung

Nah, kalau yang ini, khu­sus bagi Anda yang sulit atau belum terbiasa untuk menabung. Ikut arisan ada­lah pilihan yang baik. Mau tidak mau, Anda “di­paksa” untuk menyisihkan uang atau barang tertentu pada periode tertentu dan melatih Anda untuk lebih meren­canakan segala se­suatu de­ngan lebih matang. Tapi, kalau Anda sudah disip­lin menabung, ya tidak usah ikut arisan kalau mo­tivasinya hanya latihan menabung, kan Anda sudah pintar? (h/nva)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]