Kasus Leasing Teratas di BPSK


Selasa, 12 Mei 2015 - 19:15:57 WIB
Kasus Leasing Teratas di BPSK

Persoalan yang dila­por­kan konsumen umum­nya ter­kait penarikan secara paksa ken­daraan bermotor oleh pi­hak leasing kredit. Dalam ma­sa kredit, jika seorang kon­sumen macet melakukan pem­bayaran pi­hak leasing kredit mela­kukan tindakan pe­ngam­bilan kendaraan kon­sumen

Baca Juga : H-6 Lebaran, Pantai Purus Padang Sepi Pengunjung

“Dicontohkan, si A ingin kredit sepeda motor dalam tenggang waktu 36 bulan. Kemudian pada saat ang­suran ke-25 konsumen telat melakukan pembayaran hing­­­ga pembayaran ke-28, dan ketika itulah pihak le­asing kredit melakukan pe­narikan kendaraan bermotor konsu­men. Hal inilah yang dikeluh­kan oleh konsumen,” ujarnya.

BPSK senantiasa men­ca­ri­kan solusi permasalahan  an­tara konsumen dan pihak ter­lapor dengan merujuk pa­da UU No.8 tahun 1999 ten­tang perlindungan kon­sumen, dengan batas pe­nyelesaian sengketa di BPSK selama dua puluh satu hari. Jika tidak ada kesepakatan antara pihak yang berseng­keta maka bisa melakukan laporan keberatan ke pe­ngadilan negeri.

Baca Juga : Irawati Meuraksa Serahkan Donasi Spensa Peduli di SMP Negeri 1 Padang

“Ada juga sengketa yang bisa diselesaikan melalui sidang di BPSK. Namun  ada juga yang merasa keberatan kemudian meneruskan ke pengadilan,” tambahnya

Nurmatias me­nam­bah­kan, hal yang harus diper­hatikan, an­­tara lain, teliti sebelum mem­beli, memilih produk yang memiliki stan­dar yang je­las.  “BPSK selalu siap mem­ban­tu terkait hak konsumen, maka ja­ngan ra­gu-ragu untuk me­ng­a­dukan ka­rena tidak di­pu­ngut baya­ran, pengurusan di BPSK gra­tis kok,”tutup Nur­matias.(h/mg-jef)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]