Pentingnya ASI Ekslusif


Kamis, 14 Mei 2015 - 18:15:10 WIB
Pentingnya ASI Ekslusif

Bayi yang diberikan ASI secara esklusif cenderung lebih sering pemberian ASI-nya daripada pemberian pada bayi yang minum susu formula. Bayi yang baru lahir biasanya setiap 2 sampai 3 jam disusui oleh ibunya. Semakin bertambah usianya, waktu atau jarak antara menyusui akan meningkat karena kapasitas perut mereka menjadi lebih besar. Sebaliknya, bayi baru lahir yang hanya mengenal susu formula akan memulai minum susu formula kira-kira setiap 3 sampai 4 jam selama beberapa minggu pertama kehidupan.

Baca Juga : Lebaran Sebentar Lagi, Ini Cara Membuat Lontong Daun Pisang Anti Gagal

Daripada menggunakan jam sebagai panduan untuk memberi makan bayi Anda, lebih baik perhatikan isyarat bahwa dia sudah kenyang ketika Anda memberinya ASI atau susu formula. Ini lebih penting bahwa Anda memperhatikan petunjuk atau sinyal dari bayi Anda yang menunjukkan dia lapar. Ini disebut isyarat kela­pa­ran. Ketika dia ingin makan, mungkin dia akan mele­takkan kedua tangan atau jari pada mulutnya, membuat gerakan mengisap, menju­lurkan lidahnya, me­mu­kul bibirnya, menendang atau menggeliat, atau mulai me­ng­gerakan rahang dan mulut atau kepala untuk mencari payu­dara Anda. Jika ia mu­lai menangis, ini biasanya sinyal akhir bahwa dia ingin makan.

Pemberikan ASI eks­klusif merupakan faktor penunjang kecerdasan si bayi, memang tidak mudah karena sang ibu harus mem­berikannya selama 6 bulan, masa 6 bulan inilah yang di sebut ASI eksklusif. Pada masa 6 bulan bayi memang belum di beri makanan se­lain susu untuk itu ibu harus memberikan perha­tian yang ekstra pada bayi.

Baca Juga : Jelang Idul Fitri 1442 Hijriah, Smartfren Optimalkan Jaringan dan Beri Extra Unlimited Sahur Full Speed

Namun, seringkali kesa­lahan yang terjadi adalah setelah masa ASI eksklusif ini atau si bayi sudah bisa mengkonsumsi makanan lain selain ASI si ibu tidak memberikan ASI lagi. Pa­dahal menurut standar kese­hatan dunia WHO, bayi sebaiknya di sapih setelah 2 tahun usianya. Permasalah ASI eksklusi juga terjadi pada ibu yang bekerja di kantoran, untuk itu peme­rintah mencoba membe­rikan keleluasaan pada ibu yang pada masa pemberian ASI eksklusif boleh mem­bawa anak ikut serta bekerja atau mengijinkannya mem­beri jam khusus untuk me­nyusui bayinya.

Seberapa Penting Pem­berian ASI Eksklusif

Pentingnya ASI eksklusif memang harus menjadi per­hatian, dan tanggung jawab sebagai orang tua juga harus mulai menyadari akan dampak pada si bayi jika ASI eksklusif ini tidak di berikan pada bayi dengan maksimal. Pertumbuhan bayi pada usia 0-6 bulan bisa sangat ter­ham­bat dan kemungkinan besar juga bayi anda tidak sehat.

Seperti kita ketahui ber­sa­ma dengan ibu mem­beri­kan ASI nya secara mak­simal maka otomatis sang ibu akan mentrasfer imu­nitasnya kepada si bayi, sehingga apabila ibu sehat maka bayi juga bisa sehat. Kita harus coba bersama-sama memberikan pema­haman pada masyarakat untuk melindungi hak bayi dalam memperoleh ASI eksklusif.

Perhatian akan penting­nya ASI eksklusif juga harus datang dari lingkungan se­kitar, ini agar pemberian ASI eksklusif di terapkan dalam kebiasaan atau buda­ya yang harus di lestarikan. Karena meskipun ada susu formula yang anda an­dala­kan sebagai pengganti ASI eksklusif itu tidak akan seba­ik ASI. Karena banyak seka­li kandungan susu formula yang tidak terdapat pada ASI, asi lebih memiliki fungsi menyeluruh pada bayi se­dangkan susu formula hanya memacu sebagian saja. Jadi, sudah sangat jelas bahwa memberikan ASI eksklusif adalah hal yang tidak bisa di gantikan. (h/dks)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]