Mari Dukung KWBT Mandeh Pessel


Kamis, 14 Mei 2015 - 18:37:15 WIB
Mari Dukung KWBT Mandeh Pessel

Tentu saja Pemerintahan Jokowi melalui para menterinya, tidak main-main memberikan kepercayaan kepada Pemkab Pessel untuk menjadikan kawasan Mandeh sebagai kawasan wisata kelas dunia. Jangankah setelah dilaunching oleh tiga menteri, sejak dua tahun belakangan saja, wisata Mandeh Pessel, khususnya objek wisata Pantai Carocok benar-benar menggoda orang-orang untuk datang bersantai mencicipi keindahan dan keelokaan alamnya, serta keramahan masyarakatnya.

Baca Juga : Menjelang Rabu Pahing, Bisik-bisik Reshuffle Kabinet Makin Kencang

Ribuan orang datang setiap harinya ke Pantai Carocok untuk menikmati rayuan . Pada hari libur, pengunjung pun lebih banyak lagi, hingga membeludak. Multy plier effect dari pertumbuhan sektor wisata sejak dua tahun belakangan benar-benar telah dinikmati oleh masyarakat Pessel. Ada  yang menjadikan rumahnya home stay, buka rumah makan, kedai panganan tradisional, sewa perahu, menjual sovenir dan lain sebagainya. Perekonomian masyarakat setempat menjadi hidup.

Tentu saja, kita semua ingin KWBT Mandeh Pessel terus maju dan pada gilirannya juga berdampak luas bagi kepentingan kabupaten/kota lainnya Sumbar. Agar keinginan  baik itu dapat tercapai, maka seluruh pihak mesti mendukung kemajuan KWBT Mandeh Pessel tersebut, sesuai dengan kapasitas masing-masing.

Baca Juga : Waspadai 10 Wilayah Ini Diguyur Hujan Sedang hingga Lebat

Kita tidak berharap adanya pihak-pihak yang justru menggunakan posisi, jabatan dan kewenangannya untuk mengambil keuntungan pribadi dan kelompok sempit dengan mempersulit akses orang-orang dari berbagai kota/kabupaten/provinsi dan bahkan turis asing berwisata ke KWBT Mandeh Pessel. Praktik-praktik kotor seperti itu sama saja membunuh ‘mimpi-mimpi’ masyarakat Pessel untuk bisa jauh berubah dan maju setelah tahun 2014 lalu keluar dari status daerah tertinggal.

Memang,  Kabupaten Pessel kini tidak hanya di atas kertas keluar dari daerah tertinggal sejak tahun 2014. Daerah dengan garis pantai terpanjang di Provinsi Sumbar ini sudah jauh berubah ke arah yang lebih baik. Faktanya, wisata Pessel tumbuh dan berkembang jauh lebih maju ketimbang daerah tujuan wisata lainnya di Ranah Minang. Adalah KWBT Mandeh yang menggoda orang datang untuk berkunjung.

Baca Juga : Bantah Kabar Meninggal, Ustad Zacky Mirza Buat Video dari Rumah Sakit

KWBT Mandeh benar-benar mencuri perhatian wisatawan lokal, nasional dan asing. Rombongan wisatawan lokal Sumbar dari Payakumbuh, Limapuluh Kota,  Tanah Datar dan Pasaman bahkan rela berangkat dari daerahnya pukul 00.00 WIB, demi untuk bisa menikmati keindahan alam KWBT Mandeh. Karena memang jarak tempuh dari beberapa daerah tadi ke Painan atau lokasi KWBT Mandeh sekitar 200 KM, bahkan lebih. Begitu juga rombongan wisatawan dari Provinsi Riau dan Jambi, mereka rela melakukan perjalanan hingga satu- dua hari untuk dapat memenuni rayuan keelokan KWBT Mandeh.

Turis asing pun menjadikan KWBT Mandeh, khususnya Resort Pulau Cubadak sebagai salah destinasi wisata yang wajib mereka singgahi saat berkunjung ke Sumbar. Resort Pulau Cubadak (Cubadak Paradiso) yang juga menyediakan penginapan untuk para turis asing dikelola oleh investor Itali. Dulu di lokal Sumbar dan daerah sekitarnya, saat bicara wisata pantai, orang menyebut Pantai Arta, Pantai Kata, Pantai Gondoriah di Pariaman, Pantai Muaro, Pantai Air Manis, Pantai Nirwana dan Pantai Carolina di Kota Padang, sebagai destinasi wisata pantai. Tapi kini, pantai-pantai di Kota Pariaman dan Kota Padang itu tidak lagi jadi prioritas.  **

Baca Juga : Jelang Idulfitri, Ungkit Perekonomian Masyarakat Melalui Pemberian THR hingga Perlinsos


Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]