Menambah Penghasilan Keluarga


Ahad, 17 Mei 2015 - 18:51:45 WIB
Menambah Penghasilan Keluarga

Yang jelas, standar hidup Anda akan menurun. Jumlah penghasilan yang sama tiap tahunnya, standart hidup Anda akan menurun karena naiknya harga barang dan jasa. Pertanyaannya, sampai kapan Anda dapat bertahan?

Baca Juga : Tak Harus Rp100 Juta, Idealnya harus Punya Empat Hal Ini di Usia 25 Tahun

Menambah penghasilan itu tidak mudah. Akan tetapi untuk jangka panjang itulah solusinya untuk menghadapi kenaikan harga.

Sebuah keluarga bisa saja tidak menambah penghasilan dan mencari cara lain agar uangnya cukup, seperti lebh fokus pada bagaimana mengelola penghasilan agar cukup untuk keperluan sebulan. Tetapi secara jangka panjang, kenaikan harga itu akan terus terjadi dari tahun ketahun dan biasanya sulit untuk turun.

Baca Juga : Hilangkan Stres dengan Tiga Latihan Pernapasan Ini

Cara Menambah Penghasilan

Bagaimana menambah penghasilan? Ada 4 cara yang bisa Anda pilih dalam menambah penghasilan:

1. Bekerja pada orang lain.

2. Bekerja sendiri dengan mengandalkan keahlian.

3. Membuka usaha.

4. Melakukan investasi.

Bekerja pada Orang Lain Sebagai Karyawan

Anda bisa mendapatkan penghasilan tambahan dengan bekerja pada orang lain sebagai karyawan. Bila saat iniAnda berstatus karyawan, Anda bisa menjadi karyawan juga di tempat lain, sehingga Anda akan mendapatkan dua amplop gaji.

Apa kelebihan dan kekurangan ekerja sebagai karyawan? Yang jelas, bekerja sebagai karyawan memang enakkarena Anda tinggal datang dan bekerja dan pada akhir bulan mendapat gaji. Anda Cuma perlu menuruti aturan jam kerjanya saja. Kekurangannya, kalau Anda tidak bekerja tidak dapat gaji. Itulah sebabnya banyak orang yang sudah berusia 60 tahun tetapi masih tetap bekerja sebagai karyawan karena takut tidak punya penghasilan.

Bekerja Sendiri dengan Mengandalkan Keahlian

Kalu Anda punya keahlian khusus, Anda bisa bekerja dan mendapatkan honor dari situ. Contohnya, kalau Anda bisa menyanyi, Anda bisa menyanyi di pesta-pesta dan mendapatkan honor. Kalau Anda bisa mengajar, Anda bisa mengajar dengan system les privat. Bekerja sendiri harus dibedakan dengan bekerja sebagai karyawan. Sebagai karyawan Anda mendapat gaji, sedangkan dengan bekerja sendiri Anda tidak mendapatkan gaji, tetapi mendapatkan honor. Contoh mereka yang bekerja dengan mengandalkan keahlian dan mendapatkan honor adalah dokter yang buka praktek dirumah setelah jam kerja berakhir.

Kalau Anda perhatikan sebetulnya hamper setiap orang punya keahlian atau keterampilan khusus yang bisa dijual. Masalahnya adalah apakah Anda berani menjual keahlian atau keterampilan yang Anda miliki itu kepada khalayak.

Kelebihan bekerja sendiri dengan mengandalkan keahlian adalah Anda akan mendapatkan penghasilan yang memang sesuai dengan keahlian Anda. Anda akan termotifasi untuk lebih memperdalam keahlian sehingga Anda akan mendapatkan bayaran yang lebih. Sedangkan kekurangan bekerja sendiri adalah jika Anda malas maka pendapatanpun akan menjauh dari Anda.

Membuka Usaha

Kenapa Anda tidak mencoba menjalankan sebuah usaha? Anda bisa membuka toko, warung klontong, biro jasa, laundry, rumah makan dan masih banyak lagi. Yang penting keseriusan Anda dan jika berkembang serahkanlah pengelolaannya pada karyawan Anda, sehingga Anda punya waktu untuk memikirkan usaha yang lain lagi.

Mungkin Anda berfikir bahwa untuk bisa berhasil dalam usaha perlu modal uang yang cukup besar. Saya kira hal ini tidak selalu benar, kesuksesan sebuah usaha seringkali tidak tergantung pada besarnya modal.

Memang ada beberapa usaha yang memer­lukan modal awal cukup besar, tetapi banyak juga usaha yang tidak terlalu membutuhkan modal yang besar. Ada banyak orang yang berhasil dalam usahanya dengan modal yang hanya sedikit. Yang paling penting adalah ide dan kesungguhan.  (h/bsn)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]